Beberapa Wilayah Sultra Diguyur Hujan Ringan, BMKG: Kemarau Bukan Berarti Tak Ada Hujan

32
ilustrasi bmkg, mtq, hujan, cuaca
Ilustrasi

ZONASULTRA.ID, KENDARI – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kendari menyatakan beberapa wilayah di Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami hujan ringan pada Senin (11/9/2023).

Koordinator Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, mengatakan, berdasarkan hasil analisis menunjukan wilayah yang mengalami hujan ringan tersebut yaitu Kota kendari, Konawe Utara, Konawe, Konawe Kepulauan, Konawe Selatan, Bombana, Muna Barat, Kolaka, Kolaka Utara, dan Kolaka Timur.

“Diprediksi satu atau dua hari ke depan masih hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah Sultra,” ungkapnya via pesan WhatsApp.

BACA JUGA :  Daftar Figur yang Berpotensi Maju Pilgub Sultra 2024

Ia juga menyebut hasil analisa menunjukan semua wilayah di Sultra sudah memasuki musim kemarau.

Lanjut Faizal, musim kemarau bukan berarti tidak ada hujan, akan tetapi hujan yang terjadi tidak lebih dari 50 mm atau selama 3 dasarian berturut turut atau hujannya kurang dari 150 mm per bulan.

Kata dia, hujan yang terjadi di beberapa wilayah itu masih kategori hujan ringan. Hujan tersebut disebabkan oleh kelembaban di lapisan 700 mb dengan kelembaban berkisar 70 hingga 80 persen.

Anomali suhu muka laut di perairan Manui Kendari berkisar 0,5 hingga 1,0 derajat celcius, ditambah dengan aktifnya gelombang equator seperti Rosby dan MJO terutama di wilayah utara Sultra.

BACA JUGA :  Dorong Peningkatan Kualitas Event Pariwisata, Dispar Sultra Launching KEN 2024

BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap memperhatikan dan mempersiapkan diri dengan bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi pada musim hujan seperti banjir, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, dan lainnya.

Masyarakat juga diminta untuk terus mengupdate perkembangan cuaca yang dikeluarkan BMKG dan tidak menyebarkan berita hoaks yang dapat membuat kegaduhan dan kecemasan masyarakat. (B)

Kontributor: Ismu Samadhani
Editor: Jumriati

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini