Dukung Industri Perkapalan Indonesia, Menko Airlangga Kunjungi PT DRU yang Memproduksi KRI Teluk Palu

59
Dukung Industri Perkapalan Indonesia, Menko Airlangga Kunjungi PT DRU yang Memproduksi KRI Teluk Palu
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga saat mengunjungi galangan kapal nasional PT Daya Radar Utama (DRU) Shipyard yang berlokasi di daerah Srengsem, Kota Bandar Lampung, Sabtu (12/2/2022).

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Sebagai negara kepulauan, Indonesia sangat berkepentingan dengan keberadaan industri perkapalan atau galangan kapal di dalam negeri. Selain memberikan multiplier effect sebagai penggerak perekonomian, peran industri perkapalan juga sangat penting dalam mewujudkan konektivitas antarwilayah melalui penguatan sarana transportasi laut.

Melihat peran strategis dan prospek pertumbuhan industri ini, pemerintah melakukan berbagai upaya untuk memberikan dukungan, di antaranya dengan menjaga iklim investasi tetap kondusif agar kesinambungan operasional dan produktivitas sektor industri perkapalan menjadi lebih optimal. Selain itu, juga diberikan pelatihan kepada sumber daya manusia yang bergerak di industri perkapalan nasional untuk lebih meningkatkan daya saing.

Bahkan, pemerintah juga memaksimalkan adanya industri perkapalan nasional untuk mendukung kekuatan alat utama sistem senjata Tentara Nasional Indonesia (Alutsista TNI), terutama terkait pemenuhan beragam kebutuhan kapal patroli dan sejenisnya.

“Industri ini harus terus kita dukung untuk memperkuat perekonomian Indonesia melalui konektivitas antarwilayah dengan sarana transportasi laut,” ujar Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga saat mengunjungi salah satu galangan kapal nasional yaitu PT Daya Radar Utama (DRU) Shipyard yang berlokasi di daerah Srengsem, Kota Bandar Lampung, Sabtu (12/2/2022).

Peran PT DRU Shipyard sendiri dalam industri perkapalan nasional dimulai sejak 1972 serta telah memproduksi kurang lebih 400 kapal dari berbagai tipe dan ukuran. Lini bisnis yang digeluti PT DRU Shipyard yakni pembuatan kapal baru, pemeliharaan dan perbaikan kapal serta proyek-proyek konversi. Pada 1993, perluasan PT DRU Shipyard yang pada saat itu masih bernama PT Noahtu Shipyard diresmikan oleh Menteri Perindustrian RI, Ir. Hartarto.

Dalam peninjauan ke area galangan kapal tersebut, Menko Airlangga juga berkesempatan melihat secara langsung KRI Teluk Palu milik TNI Angkatan Laut, salah satu produksi dari PT DRU Shipyard, dan berkeliling ke beberapa bagian kapal.

Dengan memiliki klasifikasi internasional dari beberapa negara lain seperti Jepang, Italia, Amerika Serikat, dan Perancis, PT DRU Shipyard selain dipercaya membuat kapal laut bagi TNI, juga dipercaya membuat kapal bagi Pertamina dan beberapa institusi lainnya. Selain itu, PT DRU Shipyard juga telah bekerja sama dengan perusahaan alutsista ternama dunia yaitu Haveksan Turki dan Thales Belanda.

Dalam agenda kunjungan kerja tersebut, Menko Airlangga didampingi Gubernur Provinsi Lampung, Anggota DPR RI, Perwakilan Pimpinan TNI Angkatan Laut, beserta jajaran PT DRU Shipyard. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini