Hari Sumpah Pemuda, Camat Besulutu Konawe Serahkan Piagam untuk Siswa dan Guru Berprestasi

14
Hari Sumpah Pemuda, Camat Besulutu Konawe Serahkan Piagam untuk Siswa dan Guru Berprestasi
Pemerintah Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar upacara Hari Sumpah Pemuda, Sabtu (28/10/2023). (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.ID, UNAAHA – Pemerintah Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar upacara Hari Sumpah Pemuda, Sabtu (28/10/2023). Tema peringatan Hari Sumpah Pemuda ini yakni “Peran Aktif Pemuda dalam Pembangunan”.

Pada upacara itu, Camat Besulutu Nurlela Saranani menyerahkan piagam penghargaan untuk siswa dan guru berprestasi.

Camat Besulutu mengatakan, Hari Sumpah Pemuda merupakan hari yang mengingatkan pada semangat pemuda Indonesia dalam meraih kemerdekaan, semangat yang tetap relevan dan berdentang kuat dalam hati setiap pemuda Indonesia.

“Saat kita melihat kemerdekaan sebagai hakikat perjuangan, saat itulah memahami bahwa tugas dan tanggung jawab kita sebagai pemuda adalah membangun bangsa ini lebih maju dan sejahtera,” kata Nurlela.

BACA JUGA :  Kunjungi Konawe, Mentan Amran Pastikan Pupuk Subsidi Aman

Ia mengajak pemuda untuk berperan aktif dalam pembangunan mengacu pada banyak bidang. Seperti di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial.

“Kita harus memastikan bahwa setiap pemuda Indonesia mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Kita perlu mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan merancang solusi teknologi yang menjawab zaman. Kita punya suara, dan kita harus menggunakannya untuk melawan segala bentuk diskriminasi dan pelecehan,” ujarnya dalam sambutan upacara tersebut.

BACA JUGA :  Mentan Amran Sebut Konawe Harus Jadi Penghasil Pangan Terbesar di Indonesia

Kata Nurlela, peran aktif pemuda dalam pembangunan tidak hanya terbatas pada ranah nasional, namun juga di tingkat global. Isu-isu seperti perubahan iklim, perdamaian, dan kesejahteraan global membutuhkan kontribusi nyata dari pemuda.

“Pemuda Indonesia harus menjadi penggerak perubahan global,” bebernya.

Di situasi cuaca ekstrem ini, ia menekankan agar pemuda dapat menjaga hutan dan lahan.

“Pemuda harus menjadi penjaga alam, jangan membakar sembarang, serta selalu memprioritaskan mengonsumsi air bersih,” tandasnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini