Konsel Promosikan Mainan Edukasi dari Limbah Kayu di Halo Sultra 2018

235
Konsel Promosikan Mainan Edukasi dari Limbah Kayu di Halo Sultra 2018
MAINAN MENDIDIK- Sejumlah mainan edukasi yang dipromosikan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) pada Ajang Pesona Halo Sultra ke-11 tahun 2018 di Kota Kendari, Rabu (25/4/2018). ILHAM SURAHMIN/ZONASULTRA.COM

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mempromosikan kerajinan berupa mainan edukasi dari bahan baku limbah kayu jati pada pagelaran Pesona Halo Sultra 2018 di Kota Kendari.

Pengrajin Souvenir Ano Art Abdul Rasyid mengatakan, ide membuat mainan edukasi ini berawal dari keprihatinan pihaknya dengan banyaknya limbah kayu jati yang dibuang oleh para pekerja kayu atau meubel di Konsel. Saat ini ada dua rumah produksi mainan ini yakni di Desa Iwoimendoro, Kecamatan Basala dan Desa Pangan Jaya, Kecamatan Lainea.

“Kami terus berusaha meningkatkan produksi dan promosi. Kemarin kami ke Jakarta untuk pameran, kami sekarang tinggal meminta dukungan regulasi pemerintah untuk pemasaran yang lebih baik,” ungkap Abdul saat ditemui di stand Kabupaten Konsel, Rabu (25/4/2018).

Konsel Promosikan Mainan Edukasi dari Limbah Kayu di Halo Sultra 2018Abdul pun berharap masyarakat terutama yayasan pendidikan dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dapat memesan mainan edukasi dari lokal Sultra dan tidak perlu lagi memesan di Jawa.

Mainan edukasi yang dipromosikan pun beranekaragam, ada sepatu kayu, puzzel, dan sejumlah mainan yang mengasah otak anak untuk berpikir dalam memecahkan permasalahan. Saat ini TK Alkautsar Kendari sudah memesan sejumlah mainan edukasi tersebut untuk dipakai sebagai media pembelajaran.

Harga dari mainan edukasi atau education toy ini beranekaragam mulai dari harga Rp25 ribuan hingga ratusan ribu, tergantung jenis permainan dan tingkat kesulitan pembuatannya. Saat ini pihak Ano Art bekerjasama dengan dinas pariwisata (Dispar) setempat untuk mempromosikan kerajinan ini dan mulai dikembangkan sejak tahun 2016 silam. (B)

 


Reporter: Ilham Surahmin
Editor: Jumriati

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini