Lanal Kendari Salurkan 30 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Soropia

29
Lanal Kendari Salurkan 30 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Soropia
Penyaluran air bersih di 4 desa di Kecamata Soropia, Kabupaten Konawe oleh Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kendari pada Rabu (11/10/2023).(Ismu/Zonasultra.id)

ZONASULTRA.ID, KENDARI – Peduli terhadap kekeringan yang terjadi di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kendari menyalurkan air bersih untuk 1.851 warga pesisir Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe pada Rabu (11/10/2023).

Komandan Lanal (Danlanal) Kendari, Kolonel Laut (P) Abdul Kadir Mulku Zahari, mengatakan, dalam penyaluran tersebut, pihaknya menyediakan 30 ribu liter air bersih yang akan disalurkan pada warga 4 desa di Kecamatan Soropia dengan total 550 kepala keluarga (KK).

Masing-masing desa tersebut, yaitu Desa Leppe dusun 1 sebanyak 128 KK, dusun 2 sebanyak 63 KK, dan dusun 3 sebanyak 52 KK dengan total jumlah penduduk 832 jiwa.

Selanjutnya, Desa Bajo Indah dusun 1 sebanyak 50 KK dengan total 272 jiwa, Desa Atowatu sebanyak 50 KK dengan total 160 jiwa, serta Desa Bajoe dusun 1 sebanyak 57, dusun 2 sebanyak 66 KK, dan dusun 3 sebanyak 39 KK dengan total 587 jiwa.

BACA JUGA :  Tingkatkan Kolaborasi, Konsul-Jenderal Australia Kunjungi Kendari

“Program penyaluran air bersih ini menyikapi informasi dari laporan masyarakat bahwa di sini kekeringan ekstrem. Setiap KK menerima air sesuai dengan banyaknya penampung yang dimiliki. Kalau 30 ribu ini kurang kita tambah lagi jadi 60 ribu liter di 4 desa ini,” ungkap Danlanal.

Kata dia, penyaluran air bersih sangat penting karena saat ini sedang dalam musim kemarau berkepanjangan. Penyaluran tersebut juga sebagai upaya untuk menghindarkan masyarakat dari penyakit ISPA karena mengonsumsi air yang tidak layak.

Selain di Kecamatan Soropia, Lanal Kendari juga menargetkan titik lain. Namun, beberapa titik tersebut masih akan diidentifikasi terlebih dahulu, sehingga penyaluran bisa tepat sasaran.

Camat Soropia Masnur mengatakan, besaran penampung air yang dimiliki warga memang bervariasi. Namun, hasil kesepakatan bahwa jika warga yang memiliki penampung air kecil, ketika habis maka akan dibantu oleh warga lain yang memiliki penampungan lebih besar.

BACA JUGA :  UPT Perpustakaan UMW Kendari Gelar Bedah Buku Penelitian Kualitatif

“Sebenarnya kekeringan sudah sejak 2 minggu yang lalu. Kami bersama kepala desa turun melakukan pendataan untuk bantuan Lanal ini, karena ada beberapa desa misalnya cuma 1 dusun yang kurang air. Yang dekat-dekat pipa itu masih bisa dapat, tapi yang jauh seperti ini sudah kering,” ungkapnya.

Salah satu warga Desa Leppe, Kodang mengungkapkan terima kasihnya atas bantuan air bersih yang diberikan oleh Lanal Kendari. Pasalnya, air yang diandalkan dari mata air di gunung sudah tinggal tetesan-tetesan saja karena musim kemarau.

“Sangat bersyukur kita, sudah senang betul masyarakat di sini. Sudah senang kita ada angkatan laut yang bantu. Kalau kemarau begini susah betul air,” tuturnya. (B)

Kontributor: Ismu Samadhani
Editor: Jumriati

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini