Pelaku Usaha Ekraf Sultra Belajar Bikin Tas Berbahan Dasar Tenun di Yogyakarta

67
Pelaku Usaha Ekraf Sultra Belajar Bikin Tas Berbahan Dasar Tenun di Yogyakarta
KETERAMPILAN KEWIRAUSAHAAN - Pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf) yang berasal dari kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) belajar langsung di Sanggar Berani Usaha (SBU) Yogyakarta, Minggu, 11 Juni 2023. (Foto: Istimewa)

ZONASULTRA.ID, YOGYAKARTA – Sebanyak 10 orang pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf) yang berasal dari kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) belajar langsung di Sanggar Berani Usaha (SBU) Yogyakarta sebagai Lembaga Pelatihan Keterampilan Kewirausahaan. Para pelaku usaha ekraf ini bergerak di sub sektor kriya dan memiliki dasar bisa menjahit.

Kegiatan tersebut berlangsung selama 6 hari, mulai tanggal 10 sampai 15 Juni 2023. Pada Minggu, 11 Juni 2023 ini mereka belajar membuat tas dengan bahan dasar tenun. Mereka juga dikenalkan dengan bahan, cara membuat pola, menghitung pola dan merakit pola.

BACA JUGA :  Daftar Figur yang Berpotensi Maju Pilgub Sultra 2024

Kabid Pengembangan Ekraf Dinas Pariwisata (Dispar) Sultra Syamsinar, menjelaskan Keunggulan SBU Yogyakarta adalah bisa mengajarkan kepada para pelaku usaha untuk berani membuka usaha sendiri.

“Mentor yang ada di tempat pelatihan ini adalah lulusan Akademi Teknik Kulit. Untuk diketahui Akademi Teknik Kulit di Indonesia hanya terdapat di Yogyakarta,” ujar Syamsinar melalui pers rilis .

BACA JUGA :  Dorong Peningkatan Kualitas Event Pariwisata, Dispar Sultra Launching KEN 2024

Pelaku Usaha Ekraf Sultra Belajar Bikin Tas Berbahan Dasar Tenun di Yogyakarta

Para peserta pelatihan diajarkan mulai dari dasar sampai menjadi sebuah produk yang jadi. Selain itu kata dia, tempat pelatihan di SBU Yogyakarta bisa mengajar dalam waktu singkat (padat materi).

SBU Yogyakarta dioperasikan oleh pendidik dan pelaku wirausaha yang peduli terhadap dunia kewirausahaan di tanah air. SBU ini selalu mendorong setiap individu untuk terjun dan berani memulai wirausaha sebagai pilihan profesi yang mampu mensejahterakan. (*)

Editor: Muhamad Taslim Dalma

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini