Pemkab Wakatobi Perkuat Eksistensi Kepariwisataan Lewat Event Pameran Internasional DXI

201
Pemkab Wakatobi Perkuat Eksistensi Kepariwisataan Lewat Event Pameran Internasional DXI
FOTO BERSAMA-Kaka Slank berfoto bersama pelaku industri olahraga ekstrim, menyelam, outdoor adventure dan destinasi wisata saat kunjungannya ke stand Wakatobi pada Pameran Internasional DXI 2023 yang diselenggarakan di JCC Senayan.

ZONASULTRA.ID, WANGI-WANGI – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti event Pameran Internasional Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2023 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Wakatobi Arif Rahman Syah menjelaskan, DXI merupakan salah satu exhibition terbesar di Asia, terutama pada industri olahraga ekstrem, menyelam, outdoor adventure, dan destinasi wisata.

Tahun 2023 sendiri memasuki hari jadi ke-15 pelaksanaan event tersebut. Event itu dipandang prioritas bagi pengembangan sektor pariwisata di Wakatobi, terutama dalam memperkuat pengembangan pada aspek pemasaran pariwisata.

“Sejak periode awal event DXI ini dilaksanakan, Wakatobi secara konsisten selalu terlibat dan mengambil peran strategis. Pemkab Wakatobi sangat berkomitmen melalui keikutsertaan pada event DXI tahun ini untuk memberikan ruang lebih besar lagi bagi para pelaku usaha,” terangnya melalui aplikasi WhatsApp, Kamis (15/6/2023).

Kata dia, terdapat kurang lebih tiga entitas bisnis yang dilibatkan dan difasilitasi, terutama bagi pelaku usaha yang bergerak pada usaha wisata selam, agen perjalanan, dan tour operator agar dapat secara langsung memasarkan produk usaha dan paket wisatanya.

BACA JUGA :  Wakatobi Juara 2 Paritrana Award BPJS Ketenagakerjaan

Menurutnya, pelibatan para pelaku usaha tersebut merupakan upaya konkret dari pemerintah daerah, dalam hal ini disparekraf untuk memfasilitasi dan menciptakan ekosistem industri pariwisata yang produktif.

Pemkab Wakatobi Perkuat Eksistensi Kepariwisataan Lewat Event Pameran Internasional DXI
KUNJUNGAN-Nadine Chandrawinata berkunjung ke stand Wakatobi pada Pameran Internasional DXI 2023 yang diselenggarakan di JCC Senayan.

“Melalui pendekatan business to business (B2B) dan business to consumer (B2C), yang dapat memberikan ruang-ruang promosi dan pertukaran informasi melalui interaksi secara langsung, antara pelaku usaha wisata yang berasal dari Wakatobi dengan pengunjung, calon wisatawan dan pelaku bisnis lainnya yang berasal dari berbagai daerah,” jelasnya.

Hal itu diharapkan dapat memperkuat branding destinasi wisata Wakatobi, kemudian berpotensi meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan nilai omzet penjualan produk usaha wisata.

Arif Rahman Syah melanjutkan, nilai keunikan dan daya tarik wisata bahari yang sangat tinggi, serta positioning Wakatobi sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional (DPPN) membuat stand Kabupaten Wakatobi sangat ramai dikunjungi.

Dia menyebutkan, berdasarkan data yang ada, terdapat sekitar 500 orang yang telah berkunjung ke stand Wakatobi selama event pameran internasional tersebut berlangsung.

Di samping pengunjung secara umum, stand Wakatobi juga cukup ramai dikunjungi oleh publik figur. Mulai dari kalangan pemerintahan beberapa pejabat nasional, maupun dari kalangan entertainment yaitu beberapa artis dan travel influencer kondang.

BACA JUGA :  Pesawat Airbus 320-200 NEO Segera Mengudara di Wakatobi

Beberapa di antara public figure tersebut yang berkunjung antara lain Fadel Muhammad (Wakil Ketua MPR-RI periode 2019-2024), Raja Juli Antoni (Wakil Menteri ATR/BPN), Hugua (Anggota DPR RI Komisi II), Vivi Herlambang (Director of Sales Marketing and Bussines Sahid International Hotel), Nadine Chandrawinata, Akhadi Wira Satriaji (Kaka Slank), Aishah Gray (Direktur Pariwisata DPP PSI dan Presenter TV Nasional), Satya Winnie (Travel Influencer), dan sebagainya.

“Pada event DXI 2023 ini juga menjadi momentum Pemkab Wakatobi memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sultra. Salah satu bentuk konkret kolaborasi yang baik tersebut yaitu posisi stand Provinsi Sultra yang menyatu dan terintegrasi dengan stand Kabupaten Wakatobi,” terangnya.

“Selain itu, sebagai bentuk kolaborasi dan dukungan Pemerintah Provinsi Sultra, beberapa pelaku usaha wisata yang dilibatkan dan difasilitasi oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sultra juga berasal dari Kabupaten Wakatobi,” pungkasnya. (B)

 


Kontributor : Nova Ely Surya
Editor: Ilham Surahmin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini