Satu Pemuda Asal Sultra Ikuti Program Pertukaran Pemuda ke Australia

43
La Ode Vidino Islamy Shaqban
La Ode Vidino Islamy Shaqban

ZONASULTRA.ID, KENDARI – La Ode Vidino Islamy Shaqban, pemuda asal Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal mengikuti program pertukaran pemuda dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Australia.

Staf Asisten Deputi Kemitraan Pemuda Kemenpora, Anisa mengatakan, program pertukaran pemuda tersebut dilakukan tiap tahun oleh Kemenpora untuk mengembangkan potensi pemuda daerah di ranah internasional.

Kata dia, yang aktif saat ini adalah pertukaran pemuda Indonesia-Australia, Indonesia-Singapura, dan Indonesia-Korea Selatan (Korsel).

“Untuk usianya berbeda-beda setiap programnya, namun rentan usianya 18 sampai 30 tahun,” ungkapnya di Kendari pada Jumat (20/10/2023).

Lanjut Anisa, pertukaran pemuda Indonesia-Australia akan dilaksanakan pada November 2023. Para pemuda Indonesia yang mengikuti program tersebut merupakan perwakilan dari masing-masing provinsi. Khusus Sultra akan diwakili oleh La Ode Vidino Islamy Shaqban.

Ia mengungkapkan bahwa tiap tahun Kemenpora mengirimkan surat ke dispora masing-masing provinsi untuk mengadakan seleksi dengan kriteria yang telah dicantumkan seperti kemampuan bahasa Inggris, kebudayaan, wawasan kebangsaan, agama, dan lainnya.

BACA JUGA :  HKTI Sultra Silaturahmi di Pondok Pesantren Shohibul Quran Kendari

Kadispora Sultra melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pemuda Muhamad Aris mengatakan, dalam menjalankan program tersebut, pihaknya bekerja sama dengan PCMI yang merupakan organisasi purna dari pertukaran pemuda antar negara.

“Jadi mulai dari sosialisasi kita libatkan mereka, pada tahap seleksi juga. Tahap seleksinya, dispora hanya menfasilitasi, yang menyeleksi itu dari alumni. Setelah seleksi, mereka laporkan ke kita hasilnya. Pembekalan dilakukan Kemenpora,” ucap Aris.

Lanjutnya, dengan kebijakan Kadispora yang baru, alumni pertukaran pemuda di Sultra akan dipanggil untuk dijadikan staf milenial. Berangkat dari itu, ilmu yang diperoleh selama pertukaran pemuda akan digali untuk dilakukan pendampingan terhadap pemuda yang ada di Sultra.

Untuk 2023, jumlah peserta pertukaran pemuda berjumlah 4 orang baik pertukaran antar provinsi maupun antar negara. Empat orang tersebut terdiri dari dua orang pertukaran antar provinsi yang telah dilaksanakan, satu orang pertukaran negara ke Singapura yang juga telah dilaksanakan dan satu orang ke Australia yang akan berangkat pada 5 November 2023.

BACA JUGA :  UMW Kendari Raih Penghargaan Juara 1 dari BPJS Ketenagakerjaan

Ketua Tim Peningkatan Partisipasi Forum Pemuda Nasional Kemenpora, Krisna mengatakan, pertukaran pemuda antarprovinsi tahun 2023 dibagi 2 zona yaitu Riau dan Kalimantan Selatan (Kalsel). Program yang dijalankan selama 1 bulan di beberapa desa yang ada di daerah tersebut.

“Ada banyak kegiatan yang dilakukan, contohnya tahun ini mereka melakukan pengolahan limbah kulit kepiting, minyak jantah dan lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, La Ode Vidino Islamy Shaqban, perwakilan Sultra pertukaran pemuda di Australia telah menyiapkan beberapa budaya Sultra yang akan diperkenalkan seperti tarian dan tenun khas Sultra pada kegiatan tersebut.

Vidino yang berprofesi sebagai grafik desainer itu juga mengatakan bahwa saat ini tengah menerima materi secara online untuk mempersiapkan diri agar tidak kaget dengan perbedaan budaya dan kebiasaan bersama orang Australia. (B)

 


Kontributor: Ismu Samadhani
Editor: Jumriati

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini