Tahap 6 Pelatihan Aparatur Desa di Kendari Diikuti 136 Desa se-Sultra

1043
Tahap 6 Pelatihan Aparatur Desa di Kendari Diikuti 136 Desa se-Sultra
Foto bersama peserta pelatihan tahap ke-6 peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa usai seremoni pembukaan di salah satu hotel Kendari pada Selasa (17/10/2023).(Ismu/Zonasultra.id)

ZONASULTRA.ID, KENDARI – Tahap ke-6 pelatihan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa dan pengurus kelembagaan desa yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan DPMD Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kota Kendari diikuti oleh 136 desa se-Sultra.

Kasubang TU, Direktorat Fasilitasi Kerja Sama LPD dan BPD Kemendagri, Bowo mengatakan kegiatan pelatihan tahap ke-6 tersebut dilaksanakan pada 15 hingga 18 Oktober 2023 di 9 hotel yang ada di Kota Kendari.

“Tahap ini ada 136 desa dengan jumlah 570-an peserta yang terdiri dari kepala desa, sekdes, BPD, posyandu, dan PKK,” ungkapnya usai seremoni pembukaan pelatihan di salah satu hotel di Kendari pada Selasa (17/10/2023).

BACA JUGA :  Daftar Figur yang Berpotensi Maju Pilgub Sultra 2024

Pada pelatihan tersebut, Bowo mengaku bahwa ada 3 tematik yang disiapkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), LKD dan LAD serta PAD dasar. Ia menyebut hingga sampai tahap ke-6, ada banyak peningkatan pada para peserta karena evaluasi yang dilakukan oleh panitia pada pelatihan tahap sebelumnya.

Pihak Kemendagri berharap melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para aparatur desa sehingga bisa memberikan inovasi, kepemimpinan dan keteladanan untuk memajukan BUMDes di desanya.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) PMD Sultra, I Gede Panca mengatan pada pelatihan tersebut, segala fasilitas teah disediakan oleh pemerintah serta materi sudah di tangan peserta. Sehingga para peserta tinggal mendiskusikan dengan pelatih dan pemateri.

BACA JUGA :  Festival Liangkobori Akan Kembali Digelar, Ada Berbagai Lomba dan Pertunjukan

“Jadi hasilnya akan jauh lebih baik dari tahap-tahap sebelumnya,” tuturnya.

Panca menambahkan bahwa ada beberapa peserta yang belum sampai ditempat pelatihan karena faktor transportasi, mengingat Sultra terdiri dari wilayah kepulauan dan daratan. Namun, pelatih akan tetap memberikan tambahan jam bagi peserta tersebut sehingga mendapatkan materi yang sama dengan peserta lain.

Melalui pelatihan tersebut, DPMD Sultra berharap cita-cita yang telah tertulis dalam Nawacita ke-3 yaitu membangun Indonesia dari pinggir akan cepat terwujud.

Kata Panca, desa sebagai ranting terkecil dari suatu negara bisa membangun negara secara cepat menuju Indonesia emas nantinya. (B)

Kontributor: Ismu Samadhani
Editor: Jumriati

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini