TLC Bawa 98,8 Persen Guru di SMAN 5 Kendari Miliki Sertifikat Aksi Nyata Merdeka Belajar

TLC Bawa 98,8 Persen Guru di SMAN 5 Kendari Miliki Sertifikat Aksi Nyata Merdeka Belajar
Foto bersama usai diskusi program TLC Sultra di SMAN 1 Kendari pada Rabu (13/12/2023).(Ismu/Zonasultra.id)

ZONASULTRA.ID, KENDARI – Teacher Learning Centre (TLC) Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil membawa 98,8 persen guru di SMAN 5 Kendari memiliki sertifikat dari pusat karena melakukan aksi nyata dalam sistem merdeka belajar.

Kepala SMAN 5 Kendari, Sofyan Masulili mengatakan bahwa ada amanat kurikulum yang harus memahami platform merdeka belajar. Kata dia, di SMAN 5 Kendari diadakan pelatihan tersebut menggunakan tenaga Master Teacher (MT) dari TLC Sultra.

“Di sekolah kami ada 5 orang guru yang sudah menjadi MT. Hasilnya adalah 98,8 persen dari 83 guru menghasilkan sertifikat yang bagus dari pusat, Kemendikbud. Jadi kalau dihitung tinggal 2 orang yang sakit, yang tidak memiliki sertifikat. Itu yang buat saya bangga,” ucapnya di Kendari pada Rabu (13/12/2023).

BACA JUGA :  Siswa SMPN 4 Kendari Diajak Cegah Berbagai Bentuk Kekerasan

Sofyan juga mengaku bahwa dengan program TLC, SMAN 5 Kendari mampu menghasilkan batok pendidikan yang luar biasa bagus. Kata dia, dari 10 besar se-Indonesia, SMAN 5 Kendari salah satu yang terbaik sehingga diapresiasi dengan dana bos kinerja.

Ia mengaku bahwa hal tersebut tidak terlepas dari peran TLC yang mencoba membedah rapor pendidikan. Kata dia, setelah dilakukan training, 96,29 persen guru di SMAN 5 Kendari mampu melakukan pengawasan, penanggulangan, pencegahan kekerasan yang ada dalam amanat Kemendikbud.

BACA JUGA :  Siswa SMPN 4 Kendari Diajak Cegah Berbagai Bentuk Kekerasan

“Akhirnya, SMAN 5 Kendari berhasil membentuk tim penanggulangan pencegahan kekerasan. Jadi, 3 kali melakukan pelatihan dengan seribu anak. Guru di sana kan 83 orang, siswa 1.300 lebih, yang baru kami mampu melakukan itu sekitar seribu siswa. Jadi jangan kaget kalau masih ada kekerasan di luar sana karena belum tercover semua,” tutur Sofyan. (B)

 


Kontributor: Ismu Samadhani
Editor: Muhamad Taslim Dalma

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini