Upaya Pemkab Konawe Cegah PMK pada Hewan Ternak

36
Upaya Pemkab Konawe Cegah PMK pada Hewan Ternak
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus melakukan upaya pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.ID, UNAAHA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus melakukan upaya pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

Berbagai upaya yang telah dilakukan di antaranya pemberian vitamin kepada hewan ternak, vaksinasi, serta penyemprotan kandang.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Konawe Jumrin mengatakan, memang sampai saat ini belum sama sekali ditemukan indikasi PMK pada hewan ternak.

Kata dia, walau sama sekali belum ditemukan kasus PMK, namun pihaknya terus melakukan pencegahan.

BACA JUGA :  Mentan Amran Sebut Konawe Harus Jadi Penghasil Pangan Terbesar di Indonesia

“Di Kabupaten Konawe, sampai sekarang kami masih melakukan pencegahan,” Kata Jumrin.

Lanjut Kepala Disnakeswan, selain melakukan pencegahan penyakit, pihaknya juga melakukan sosialisasi untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang peternakan.

Hal tersebut dapat memberikan wawasan luas terhadap peternak sehingga hasil peternakan di Konawe dapat mempertahankan kualitas hewan ternak mereka.

“Kami juga melakukan peningkatan sumber daya manusia, agar para peternak memiliki wawasan yang lebih luas terkait pencegahan penyakit,” bebernya.

BACA JUGA :  Kunjungi Konawe, Mentan Amran Pastikan Pupuk Subsidi Aman

Masih kata Jumrin, pihaknya juga saat ini sedang melakukan pengembangan sarana dan prasarana dalam hal itu pembudidayaan pakan ternak.

Karena, menurut Jumrin, kesehatan hewan juga tergantung pakan apa yang diberi, sehingga dengan membudidayakan, kualitas pakan dapat terjaga.

“Kami terus berupaya memberi motivasi kepada peternak agar lebih semangat dalam beternak dan membudidayakan pakan ternak, karena kesehatan hewan juga tergantung pakan apa yang diberi,” pungkasnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini