Warga Jalan Banteng Keluhkan Debu Perbaikan Jalan

63
Warga Jalan Banteng Keluhkan Debu Perbaikan Jalan
Asmawati memperlihatkan debu di jalan Banteng yang masuk hingga ke rumah warga.(Ismu/Zonasultra.id)

ZONASULTRA.ID, KENDARI – Mak-mak di Jalan Banteng, Kelurahan Rahandouna, Kota Kendari mengeluhkan debu yang diakibatkan oleh perbaikan jalan yang masuk hingga ke dalam rumah.

Salah seorang mak-mak yang merupakan warga setempat, Asmawati mengatakan bahwa debu jalan yang beterbangan telah sampai ke dalam rumah warga, bahkan hingga ke dapur dan WC meskipun pintunya telah tertutup rapat.

“Itu piring, tidak bisa kita pakai. Debu semua. Yang lewat juga tidak ada yang mengerti, mau mobil mau motor tidak ada yang mengerti. Balap saja. Ini yang bikin jengkel saya. Siapa yang tidak mengeluh kalau begini,” ungkapnya di Kendari pada Sabtu (30/9/2023).

Selain rumah, debu yang ditimbulkan akibat perbaikan jalan tersebut diakui membuat warga setempat sulit untuk bernapas. Asmawati mengakui dirinya sempat sulit bernapas pada pukul 03.00 Wita dini hari hingga berlari ke luar rumah.

BACA JUGA :  HKTI Sultra Silaturahmi di Pondok Pesantren Shohibul Quran Kendari

“Penyakit betul ini kasihan. Siapa ini juga kita menyiram, sakit bahunya kita angkat-angkat air. Kadang kita pakai juga selang, tapi habis juga pulsa listrik kasihan kalau begini terus,” tambahnya.

Selain debu, warga juga mengeluhkan adanya pemasangan batu di tengah jalan yang gelap. Kata Asmawati, hal tersebut dapat membahayakan pengemudi sepeda motor yang lewat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas (Kadis) PUPR Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana mengatakan bahwa pihaknya selalu melakukan penyiraman di jalan banteng tersebut. Namun, karena cuaca yang panas mengakibatkan air yang disiram tersebut cepat kering.

“Sekarang kita berpikir, setiap pembangunan itu ada dampaknya. Dan kebetulan saat ini musim panas, jadi debunya pasti ada. Kalau musim hujan dampaknya pasti becek,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Tim PKM UMW Kendari, Berhasil Lolos Pendanaan Terbanyak Se-Sulawesi Tenggara 2024

Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk bersabar dan jika ada keluhan agar disampaikan dengan baik untuk dicarikan solusi. Kata dia, panjang jalan banteng yang diperbaiki sekitar 800 meter dengan anggaran Rp1 miliar lebih.

Untuk diketahui, Jalan Banteng merupakan salah satu ruas jalan dari beberapa jalan yang menjadi prioritas perbaikan Pemkot Kendari. Ruas jalan lain antara lain Jalan Jambu di Kecamatan Poasia, Jalan Asrama Haji di Kecamatan Wuawua, jalan di Kecamatan Kadia, Pungggolaka dan beberapa titik lainnya.

Perbaikan ruas jalan rusak tersebut dialokasikan melalui APBD 2023 dengan anggaran Rp10 miliar. Keseluruhan jalan rusak tersebut ditargetkan bakal selesai di tahun 2023. (A)

 


Kontributor: Ismu Samadhani
Editor: Muhamad Taslim Dalma

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini