15 Orang Belum Ditemukan, 63 Korban Tewas Masih Proses Identifikasi

88
Warga mendatangi rumah sakit Jafar Harum di Lasusua, Kolaka Utara (Kolut) untuk melihat secara dekat bungkusan mayat yang berhasil dievakuasi, Kamis (24/12/2015) kemarin. Foto Istimewa
Warga mendatangi rumah sakit Jafar Harum di Lasusua, Kolaka Utara (Kolut) untuk melihat secara dekat bungkusan mayat yang berhasil dievakuasi, Kamis (24/12/2015) kemarin. Foto Istimewa

ZONASULTRA.COM, KENDARI- Hingga hari keenam tragedi tenggelamnya kapal penumpang fiber KM Marina Baru 2B, tim Basarnas bersama tim Polri dan tim bentukan pemerintah Kolaka Utara (Kolut) baru menemukan 103 dari 118 penumpang yang terdaftar dalam manifes.

Dengan demikian masih ada 15 orang penumpang lagi yang hingga kini belum ditemukan. “Kami masih melakukan pencarian, masih ada 15 orang lagi yang belum kami temukan,” kata Wahyudi, Humas Basarnas Kendari yang kini berada di Posko di Lasusua, Kolaka Utara yang dihubungi melalui telepon selularnya, Jum’at (25/12/2015).

BACA JUGA :  Tak Ingin Diperintah, Pekerja Tambang di Konut Tebas Rekannya

Saat ditanya apakah 63 jenazah yang telah ditemukan sudah berhasil diidentifikasi, Wahyudi mengungkapkan saat ini masih dalam proses identifikasi yang dilakukan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sultra.

BACA JUGA :  Penerimaan Maba 2018, Ini Kuota Masing-masing Jurusan di UHO

Menurut Wahyudi, hingga saat ini baru 7 orang penumpang yang sudah teridentifikasi dan mayatnya telah diambil keluarganya.

Ketujuh korban tersebut yakni Firdaus (9 tahun) warga desa Pinanggo, Kolaka Timur, Siti Badriah (50 tahun), Syahrir Arif (58 tahun) asal Konawe, Lukiana Firsa (3 bulan), Pangeran (3 tahun) dan Albar alias Jaya (45 tahun) asal Siwa, Kabupaten Wajo.

Untuk diketahui, dari 103 penumpang yang berhasil ditemukan, 40 orang selamat dan 63 tewas. Sementara nasib 15 orang penumpang lainnya belum diketahui.

 

Penulis : Rustam