23.2 C
Kendari
Sabtu, 31 Januari 2026
iklan zonasultra
Beranda Berita Olahraga 18 Pondok Pesantren Siap Meriahkan LSN Regional Sulawesi III

18 Pondok Pesantren Siap Meriahkan LSN Regional Sulawesi III

217
18 Pondok Pesantren Siap Meriahkan LSN Regional Sulawesi III
LSN - Koordinator Regional Sulawesi III Jaelani melakukan foto bersama dengan Tim Panpel serta peserta usai melakuakan Technical Meeting. (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.COM,KENDARI– 18 Pondok pesantren se-Sulawesi Tenggara (Sultra) siap berkompetisi dalam pertandingan sepak bola liga santri nusantara (LSN) 2018 Regional Sulawesi III yang akan dihelat 25 Agustus mendatang.

Koordinator Regional Sulawesi III Jaelani menyampaikan apresiasinya kepada para peserta yang telah mendaftarkan clubnya untuk berpartisipasi dalam mengikuti pertandingan sepak bola LSN 2018.

Kegiatan LSN ini, sambung Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Generasi Muda Desa Nusantara (Gema Desantara) LSN merupakan program Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang diselenggarakan se-Indonesia. Untuk pelaksanaan kegiatan ini panitia bersama peserta club sepakbola sudah menggelar tekhnical meeting terkait pelaksanaan LSN pada Sabtu 4 Agustus 2018.

BACA JUGA :  PODSI Sultra Gelar Festival Dragon Boat, Total Hadiah Rp100 Juta

“Kegiatan LSN Regional III Sulawesi ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan se-Indonesia dari Kemenpora, “ kata Jaelani usai. Technical Meeting d Aula Bertakwa Kota Kendari

Lelaki yang akrab disapa Bang Jay mengharapkan, dengan momentum LSN ini bisa saling menjaga silaturahmi serta kekraban sesama santri pondok pesantren se-Sultra.

BACA JUGA :  Laga Perdana, Tim DPRD Tumbangkan Tim Pemkab Konkep

“Bukan hanya karena ingin mendapatkan hadiah dari perlombaan ini, melainkan untuk saling menjaga silaturahim sesama santri,” harapnya.

“Sesuai dengan kesepakatan Technical Meeting barusan pembukaan itu akan dilaksanakan pada 25 Agustus 2018 mendatang di Lapangan Lakidende Kendari. Saya ucapkan selamat bertanding kepada para peserta dan terus menjunjung tinggi supportivitas, “ tutupnya.

 


Penulis : Tahir Ose