32.5 C
Kendari
Minggu, 01 Februari 2026
iklan zonasultra
Beranda Daerah Kolaka Kantor Disdukcapil Kolaka Dilempari Bom Molotov

Kantor Disdukcapil Kolaka Dilempari Bom Molotov

396
Ilustrasi
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal, sekitar pukul 01.00 Wita, Senin (14/1/209) dini hari.

Peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh Iwan dan Rahman, anggota Satpol PP Pemda Kolaka yang bertugas di kantor Disdukcapil pada malam itu.

Saat itu dia mendengar ledakan di sekitar areal kantor. Dia lalu mencari sumber suara ledakan itu, dan menemukan dinding belakang kantor Dukcapil Kolaka sedikit hancur. Setelah itu, keduanya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kolaka.

BACA JUGA :  Polres Konawe Amankan Seorang Pencuri dan Dua Penadah

Sementara itu, dilansir dari situs resmi Polres Kolaka, Tribrata News mengungkapkan bahwa saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyilidikan, dan mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi terkait peristiwa itu.

Paur Subbag Humas Polres Kolaka, BRIPKA Riswandi mengatakan bahwa pasca ledakan itu, pihaknya telah menurunkan petugas piket SPKT bersama unit Inafis mendatangi TKP.

Hasil olah TKP yang dilakukan, dinding kantor Disdukcapil dalam kondisi rusak ringan, polisi juga menemukan serpihan pacahan botol berwarna bening dan berwarna hijau, tali rafia berwarna hijau sepanjang kurang lebih 1 meter dan serpihan kantong plastik berwarna hitam.

BACA JUGA :  Satu Penumpang Kapal Tenggelam Rute Ereke - Tomia Timur Ditemukan Selamat

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap barang bukti, ditemukan di TKP oleh Unit Inafis Polres Kolaka bersama dengan Inafis Polda Sultra yang dipimpin oleh Plh. Kasi Inafis Polda Sultra AKBP Labaria Ladaima bahwa ledakan kecil yang terjadi disebabkan oleh Bom Molotov,” kata Riswandi yang dilansir dari Tribrata News.

Kata dia, dugaan tersebut dikuatkan dengan adanya serpihan pecahan botol di lokasi kejadian. Dugaam sementara, serpihan itu berasal dari botol yang digunakan sebagai wadah menyimpan bahan bakar jenis minyak tanah dan serbuk bahan peledak.(*)

 


Penulis: Abdul Saban