23.8 C
Kendari
Sabtu, 31 Januari 2026
iklan zonasultra
Beranda Daerah Kendari Diduga Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Abeli Hangus Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Abeli Hangus Terbakar

124
Ditinggal Pemiliknya, Satu Rumah di Kolut Ludes Terbakar
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Kebakaran melanda sebuah rumah di Kelurahan Pudai, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Kamis (22/4/2021) siang. Rumah itu diketahui milik keluarga Podang (50) yang sehari-harinya berprofesi sebagai nelayan.

Diduga kebakaran bersumber dari hubungan arus pendek listrik meteran yang terpasang di bagian depan rumah. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun pemilik rumah ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp150 juta.

Kapolsek Abeli Iptu Muhammad Ady Kesuma mengatakan, pemilik rumah tidak sempat menyelamatkan barang-barang miliknya lantaran api begitu cepat menjalar ke seluruh bagian rumah karena hampir semua bangunan rumah terbuat dari kayu.

BACA JUGA :  Kebakaran Ruko di Kota Lama Kendari Sebabkan Kerugian Rp6,3 Miliar

Kata Ady, kejadian pertama kali diketahui oleh Podang selaku pemilik rumah. Saat kejadian Podang sedang asyik bercerita di bagian dapur rumah bersama seorang tamu. Tiba-tiba ia mencium bau hangus yang berasal dari bagian depan rumah. Setelah diperiksa ternyata bau hangus tersebut berasal dari api yang membakar bagian atas rumah.

“Karena panik akhirnya mereka berlarian menyelamatkan diri dengan melompat di bagian jendela rumah,” ungkap Ady saat dihubungi, malam setelah kejadian.

Warga yang berada di sekitar lokasi sempat mengabadikan kejadian itu menggunakan kamera ponsel lalu dibagikan ke media sosial Facebook. Dalam rekaman gambar terlihat kobaran api disertai kepulan asap hitam tebal melahap hampir seluruh badan rumah. Warga setempat tidak mampu berbuat banyak akibat api yang cepat membesar.

BACA JUGA :  Usai Masak Air, Rumah Warga Konut Ini Ludes Terbakar

Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari langsung diterjunkan guna membantu memadamkan api. Kurang dari satu jam kemudian api berhasil dipadamkan.

“Kebetulan saat itu bertepatan dengan turunnya hujan, jadi ikut membantu pemadaman,” ucap Ady. (B)


Penulis: M9
Editor: Jumriati