23.8 C
Kendari
Sabtu, 31 Januari 2026
iklan zonasultra
Beranda Daerah Wakatobi Hugua: Pengembangan Pariwisata di Wakatobi Berdampak pada Keberlangsungan Wings Air

Hugua: Pengembangan Pariwisata di Wakatobi Berdampak pada Keberlangsungan Wings Air

109
Hugua: Pengembangan Pariwisata di Wakatobi Berdampak pada Keberlangsungan Wings Air
Hugua

ZONASULTRA.ID, KENDARI – Anggota Komisi II DPR RI Hugua menilai, pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan berdampak pada keberlangsungan moda transportasi udara Wings Air di daerah tersebut.

Menurut Hugua, hal tersebut menjadi tugas dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, Pemkab Wakatobi maupun lapisan masyarakat untuk bisa mengembangkan arus pariwisata di daerah yang biasa disebut surga bawah laut itu.

“Menerbangkan pesawat ini merupakan suatu hal mudah. Yang jadi persoalan, bagaimana penerbangan ini berjalan secara konsisten guna menumbuhkan perekonomian daerah,” ucapnya ditemui di Kendari pada Senin (15/5/2023).

BACA JUGA :  KKP Sambangi Wakatobi, Tindaklanjuti Permohonan KKPRL Marina Water Front City

Kata dia, jika pengembangan pariwisata tidak dilakukan secara serius dan diupayakan semaksimal mungkin, penerbangan wings air akan kembali berhenti. Sebab, maskapai pasti juga memperhitungkan dari sisi bisnis.

Hugua membeberkan, untuk wilayah Buton, penerbangan Wings Air ditopang dengan wilayah sekitarnya yaitu Buton, Baubau, Buteng, Busel, dan Butur. Sehingga Wakatobi sisa mengandalkan dari segi pariwisatanya.

Menurut mantan Bupati Wakatobi itu, yang mempunyai tugas utama dalam pengembangan sektor pariwisata ini adalah Bupati Wakatobi agar bisa mengembalikan promosi wisata alam ke pengunjung.

BACA JUGA :  Soal Sengketa Pilkades Lentea, Pemda Wakatobi Ikut Putusan PTUN

“Promosi serta sosialisasi menjadi peran penting dalam mendongkrak akses moda transportasi udara, karena hal ini semuanya akan kembali pada pertumbuhan ekonomi di Wakatobi,” tambahnya.

Ia harap, melalui upaya tersebut penerbangan ke Wakatobi bisa terus berjalan dalam mendorong akses wisatawan menikmati keindahan alam di daerah itu. (B)


Kontributor: Ismu Samadhani
Editor: Jumriati