
ZONASULTRA.ID, WANGGUDU– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Konawe Utara (Konut) akan menggelar pasar murah Ramadan guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok yang cenderung mengalami kenaikan harga.
Kegiatan pasar murah tersebut dijadwalkan berlangsung di tiga titik wilayah Kabupaten Konawe Utara. Titik pertama akan dilaksanakan di Kantor Disperindag Konut, Kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera, pada Selasa, 10 Maret 2026, mulai pukul 08:00 WITA hingga selesai.
Selanjutnya, titik kedua pasar murah akan digelar di Balai Desa Lemo Bajo, Kecamatan Wawolesea, pada Kamis, 12 Maret 2026, pukul 08:00 WITA hingga selesai. Sementara titik ketiga akan dilaksanakan di Lapangan Desa Wawoluri, Kecamatan Motui, pada Sabtu, 14 Maret 2026, mulai pukul 08:00 WITA hingga selesai.
Kepala Dinas Disperindag Konut, Moh. Nur Sain menjelaskan bahwa pelaksanaan pasar murah ini merupakan kebijakan dari Pimpinan daerah dibawah kepemimpinan Bupati Konut H. Ikbar, dan Wakil Bupati H. Abuhaera.
Lebih lanjut, kebijakan ini dilaksanakan setelah Bupati Konut membentuk Tim Terpadu yang terdiri dari Wakil Bupati sebagai ketua tim bersama Sekda, Forkopimda, Dinas Perindag, Staf Ahli, Asisten, OPD dan Bagian terkait melakukan pemantuan langsung ke seluruh titik Pasar Rakyat di Wilayah Kabupaten Konut dan melihat meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk menghadirkan program yang dapat meringankan beban masyarakat. Selain membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengendalikan inflasi daerah, terutama pada periode Ramadan ketika permintaan terhadap bahan pokok cenderung meningkat,” katanya saat ditemui diruangannya, pada Senin (9/3/2026).
Ia menyebutkan dalam kegiatan pasar murah tersebut, pemerintah menyediakan berbagai komoditas dengan harga di bawah harga pasar.
Kemudian, beberapa bahan pokok yang dijual antara lain beras 10 kilogram seharga Rp110.000, beras 5 kilogram Rp55.000, telur ayam satu rak Rp45.000, minyak goreng 1 liter Rp15.000, gula pasir 1 kilogram Rp12.000, tepung terigu 1 kilogram Rp8.000, dan susu kaleng Rp8.000.
“Selain itu, tersedia pula mentega Blueband 1 kilogram Rp70.000, minuman ringan seperti Fanta, Coca-Cola, dan Sprite masing-masing Rp8.000, sirup ABC Rp8.000, sirup DHT Rp18.000, bawang merah dan bawang putih Rp30.000, serta LPG 3 kilogram seharga Rp23.000,” sebutnya
Sementara itu, Pemerintah daerah berharap melalui kegiatan pasar murah Ramadan ini, kebutuhan masyarakat dapat tetap terkendali dan daya beli warga tetap terjaga selama bulan suci.
“Program tersebut juga diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau sehingga tidak ada warga yang kesulitan menjalankan ibadah puasa akibat keterbatasan kebutuhan,” ujarnya.
Kontributor: Sutarman












