23.7 C
Kendari
Minggu, 21 Juni 2026
iklan zonasultra
Beranda Berita Nasional Komitmen Hijau Elnusa Petrofin, 9.292 Pohon Ditanam untuk Dukung Net Zero Emission...

Komitmen Hijau Elnusa Petrofin, 9.292 Pohon Ditanam untuk Dukung Net Zero Emission 2060

6
Komitmen Hijau Elnusa Petrofin, 9.292 Pohon Ditanam untuk Dukung Net Zero Emission 2060
Ilustrasi. (Foto diolah dengan bantuan Gemini AI)

ZONASULTRA.ID – Sebagai bentuk komitmen terhadap Net Zero Emission tahun 2060 dan pelestarian lingkungan, PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA), telah melaksanakan Program CSR Hutan Petrofin berupa penanaman 9.292 pohon secara berkelanjutan di sepanjang jalur distribusi energi di seluruh unit operasinya di Indonesia.

Program ini telah dilaksanakan sejak tahun 2023 hingga pertengahan tahun 2025 dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Inisiatif ini menjadi program unggulan di Pilar Petrofin Peduli, yakni #PetrofinResik sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 13: Penanganan Perubahan Iklim.

Seluruh penanaman dilakukan di berbagai wilayah operasional PT Elnusa Petrofin yang tersebar dari Barat hingga Timur Indonesia. Jenis tanaman yang ditanam dipilih berdasarkan kemampuannya dalam menyerap emisi karbon tinggi dan memiliki kemampuan adaptasi terhadap lingkungan sekitar penanaman.

Sejak tahun 2023, telah tertanam sebanyak 2.532 pohon dan dilanjutkan pada tahun 2024 dengan total penanaman pohon mencapai 5.295 batang pohon. Sementara itu, pada kuartal pertama tahun 2025 ini, Elnusa Petrofin telah berhasil menanam sebanyak 1.465 pohon di sebagian unit operasinya. Adapun jenis pohon yang ditanam beragam, seperti Trembesi, Bambu, dan Mangrove, guna mendukung upaya mitigasi perubahan iklim serta meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar jalur distribusi BBM.

BACA JUGA :  Dukung Zero Waste, Elnusa Petrofin Manfaatkan Ban Bekas untuk Konservasi Pantai Poso

Sebagai simbolisasi kegiatan ini, penanaman 700 batang pohon Bambu Jepang dilaksanakan secara simbolis di Depo Semper, Jakarta Utara, pada tanggal 28 Mei 2025 lalu. ‘’Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk Hutan Petrofin, yang bertujuan membangun ekosistem hijau dan mendukung pengurangan emisi karbon secara berkelanjutan,” ucap Manager Communication and Relations PT Elnusa Petrofin, Putiarsa Bagus Wibowo.

Putiarsa juga menjelaskan bahwa penanaman pohon ini dilakukan berdasarkan koordinasi dengan institusi pemerintahan setempat, seperti halnya yang dilakukan di Unit Operasi Depo Semper yang dilakukan atas rekomendasi dan koordinasi bersama Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara.

‘’Sejak tahun 2023 hingga kuartal pertama 2025 ini, total pohon yang telah kami tanam di seluruh unit operasi mencapai 9.292 batang pohon. Jenis pohonnya beragam, mulai dari trembesi, bambu, hingga mangrove yang kami pilih berdasarkan kemampuannya dalam menyerap karbon dan kesesuaian dengan kondisi lingkungan sekitar”.

BACA JUGA :  Elnusa Petrofin Kembangkan Appostraps di Poso, Wujudkan Ekonomi Sirkular dan Pelestarian Lingkungan

Putiarsa berharap program ini akan rutin dilaksanakan sesuai roadmap yang menjadi bagian dari strategi jangka panjang Elnusa Petrofin dalam mengintegrasikan praktik keberlanjutan ke dalam jalur distribusi energi yang dikelola perusahaan.

Sebagai informasi, Elnusa Petrofin (“EPN”) didirikan di Jakarta pada tanggal 5 Juli tahun 1996. EPN adalah anak perusahaan dari PT Elnusa Tbk, dimana PT Elnusa Tbk sendiri merupakan Anak Perusahaan PT Pertamina Hulu Energi, Sub Holding Upstream PT Pertamina (Persero). PT Elnusa Petrofin bergerak di penjualan barang dan jasa distribusi dan logistik energi, terutama Jasa Transportasi BBM, layanan BBM Terintegrasi (Pengelolaan BBM, Pengelolaan Fuel/Integrated Terminal, & LPG), Trading BBM, lubricant dan Chemical. Elnusa Petrofin merupakan salah satu ujung tombak Pertamina untuk menyalurkan BBM PSO (public service obligation) dan BBM Satu Harga ke seluruh penjuru Nusantara.

 


Reporter: Muhammad Hatta