24.6 C
Kendari
Jumat, 13 Maret 2026
iklan zonasultra
Beranda Berita Hukum Ini Sejumlah Pejabat dan PNS Bombana Yang Akan Diperiksa KPK Hari ini

Ini Sejumlah Pejabat dan PNS Bombana Yang Akan Diperiksa KPK Hari ini

161
Ini Sejumlah Pejabat dan PNS Bombana Yang Akan Diperiksa KPK Hari ini
PEMERIKSAAN KPK - Sejumlah nama yang dimintai keterangan terkait kasus korupsi yang menyeret nama Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam sebagai tersangka terus bermunculan. (Foto Istimewa)
Ini Sejumlah Pejabat dan PNS Bombana Yang Akan Diperiksa KPK Hari ini
PEMERIKSAAN KPK – Sejumlah nama yang dimintai keterangan terkait kasus korupsi yang menyeret nama Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam sebagai tersangka terus bermunculan. (Foto Istimewa)

 

ZONASULTRA.COM,KENDARI– Sejumlah nama yang dimintai keterangan terkait kasus korupsi yang menyeret nama Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam sebagai tersangka terus bermunculan.

BACA JUGA :  Bos PT Billy Belum Hadiri Pemeriksaan Saksi Sidang Nur Alam

Sampai hari ini, pemeriksaan saksi-saksi yang dilakukan penyidi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berlanjut.

Berikut tujuh nama yang rencananya akan diperiksa penyidik KPK hari ini, Jumat (26/8/2016) di Mapolda Sultra.

Burhanudin Anwar, Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Kaluarios Syamruth, PNS Sekretariat Kabupaten Bombana, Nursifa PNS Sekretariat Kabupaten Bombana.

BACA JUGA :  Aktivitas Kantor Gubernur Sultra Berjalan Normal
PEMERIKSAAN KPK - Sejumlah nama yang dimintai keterangan terkait kasus korupsi yang menyeret nama Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam sebagai tersangka terus bermunculan. (Foto Istimewa)
PEMERIKSAAN KPK – Sejumlah nama yang dimintai keterangan terkait kasus korupsi yang menyeret nama Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam sebagai tersangka terus bermunculan. (Foto Istimewa)

Berikutnya, Tompo SH, PNS Sekretariat Kabupaten Bombana, Muh. Rukisah, PNS Dinas Kehutanan Kabupaten Bombana.

Selanjutnya Sitti Sapiah, PNS Badan Lingkungan Hidup Kebersihan, Pertamanan, dan Pemakaman Kabupaten Bombana, dan yang terakhir, Syahrun, PNS Dinas ESDM Kabupaten Bombana.

Dari ketujuh nama-nama tersebut rencananya akan diperiksa hari ini dengan status sebagai saksi. (B)

 

Reporter: Lukman Budianto
Editor     : Rustam