30.4 C
Kendari
Sabtu, 31 Januari 2026
iklan zonasultra
Beranda Berita Politik Rasak-Haris Resmi Mendaftar di KPU, Penyelenggara Diingatkan Konsisten Aturan Main

Rasak-Haris Resmi Mendaftar di KPU, Penyelenggara Diingatkan Konsisten Aturan Main

46
pencalonan-walikota-saat-pasangan-bakal-calon-walikota-abdul-rasak-dan-haris-andi-surahman-mendaftar-di-kpu-kendari
Pencalonan Walikota - Saat pasangan bakal calon walikota Abdul Rasak dan Haris Andi Surahman mendaftar di KPU Kendari, Kamis (22/9/2016). Pasangan ini didukung oleh Partai Golkar (4 kursi) dan Nasdem (3). (Muhamad Taslim Dalma/ZONASULTRA.COM)
pencalonan-walikota-saat-pasangan-bakal-calon-walikota-abdul-rasak-dan-haris-andi-surahman-mendaftar-di-kpu-kendari
Pencalonan Walikota – Saat pasangan bakal calon walikota Abdul Rasak dan Haris Andi Surahman mendaftar di KPU Kendari, Kamis (22/9/2016). Pasangan ini didukung oleh Partai Golkar (4 kursi) dan Nasdem (3). (Muhamad Taslim Dalma/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Pasangan bakal calon walikota Abdul Rasak dan Haris Andi Surahman resmi mendaftar di KPU Kendari, Kamis (22/9/2016). Pasangan ini didukung oleh Partai Golkar (4 kursi) dan Nasdem (3).

BACA JUGA :  Abdul Rasak, Ishak Ismail, dan Derik Juga Terdaftar di DPP Gerindra

Pasangan berakronim Arrahman tersebut dinyatakan memenuhi syarat pencalonan sebab telah mengumpulkan 7 kursi koalisi (syarat minimal 7). Selanjutnya, hanya tinggal mengikuti tahap lanjutan seperti pemeriksaan kesehatan dan syarat calon lainnya.

Abdul Rasak mengatakan tugas selanjutnya yakni kerja-kerja politik hingga pemilihan nanti Februari 2017. Jelang pemilihan tersebut sangat diharapkan dukungan penuh dari masyarakat Kota Kendari.

“Kita juga mengingatkan agar penyelenggara dan panwas bisa konsisten dengan aturan main yang ada. Tapi bukan berarti teman-teman penyelenggara ini ada niat kesitu (langgar aturan), paling tidak kita hanya menyampaikan,” ujar Rasak usai mendaftar di KPU.

BACA JUGA :  Demokrat dan PPP Sepakat Kerjasama Koalisi di Pilgub dan Pilkada 3 Daerah

Untuk dukungan partai politik sebenarnya juga datang dari PBB. Namun kata Rasak, mungkin PBB ada pertimbangan politik yang lain sehingga mengambil langkah berbeda.

Lanjut Rasak, jika dirinya berpasangan dengan kader PBB maka dipastikan kursi koalisi tidak akan cukup. Olehnya pasangan dari kader Golkar (4 kursi) yang diterima untuk mencukupkan koalisi dengan Nasdem (3). (B)

 

Reporter : Muhamad Taslim Dalma
Editor    : Tahir Ose