25.5 C
Kendari
Jumat, 30 Januari 2026
iklan zonasultra
Beranda Daerah Kendari Penanganan Kasus K1 K2 Bombana Dinilai Tumpang Tindih, Puluhan Masyarakat Datangi Polda...

Penanganan Kasus K1 K2 Bombana Dinilai Tumpang Tindih, Puluhan Masyarakat Datangi Polda Sultra

74
Penanganan Kasus K1 K2 Bombana Dinilai Tumpang Tindih, Puluhan Masyarakat Datangi Polda Sultra
DEMO - Puluhan Massa yang tergabung dalam Forum Pemerhati Kebijakan Publik Sulawesi Tenggara mendatangi Mapolda Sultra, Senin (6/2/2017) pagi. (Lukman Budianto/ZONASULTRA.COM)
Penanganan Kasus K1 K2 Bombana Dinilai Tumpang Tindih, Puluhan Masyarakat Datangi Polda Sultra
DEMO – Puluhan Massa yang tergabung dalam Forum Pemerhati Kebijakan Publik Sulawesi Tenggara mendatangi Mapolda Sultra, Senin (6/2/2017) pagi. (Lukman Budianto/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM,KENDARI– Puluhan Massa yang tergabung dalam Forum Pemerhati Kebijakan Publik Sulawesi Tenggara mendatangi Mapolda Sultra, Senin (6/2/2017) pagi.

Kedatangan pendemo yang didominasi mahasiswa asal Kabupaten Bombana ke Mapolda Sultra ini, dalam rangka mempertanyakan penanganan kasus K1 K2 Kabupaten Bombana. Mereka menilai, penanganan kasus tersebut tumpang tindih dan lamban.

BACA JUGA :  Puluhan Sopir Truk di Kendari Demo soal Buruknya Penyaluran Solar Subsidi

“Kita berharap agar Polda Sultra mengambil sikap tegas dalam penanganan kasus K1 K2 bombana,” kata Koordinator Lapangan aksi, Adenai, dalam orasinya di depan Mapolda Sultra.

Adenai mengatakan, kasus K1 K2 bombana telah merugikan negara sebanyak 12 Miliar, dan telah menyeret sejumlah nama pejabat yakni Kepala BKD Bombana, mantan bupati Bombana, dan ketua DPRD Bombana.

BACA JUGA :  Buntut Mutasi di Pemprov Sultra, Teguh Setyabudi Didemo Mahasiswa

“Yang kami pertanyakan kenapa hanya Kepala BKD saja yang ditangkap, sementara dalam persidangan kasus ini di pengadilan mantan bupati dan ketua DPRD Kabupaten Bombana juga disebut-sebut,” jelas Adenai

Aksi yang sudah berlangsung selama kurang lebih satu jam ini disertai dengan pembakaran ban bekas oleh massa aksi. Akibat aksi ini, arus lalu lintas di depan Mapolda Sultra  dialihkan. Hingga saat ini, belum ada perwakilan Polda yang menerima aspirasi massa aksi. (B)

 

Reporter Lukman Budianto
Editor Tahir Ose