28.2 C
Kendari
Jumat, 24 April 2026
iklan zonasultra
Beranda Daerah Kendari Antrian di SPBU Akibat dari Liburnya Penyaluran Depot Kendari

Antrian di SPBU Akibat dari Liburnya Penyaluran Depot Kendari

100
ilustrasi antre spbu
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Sales Executive Retail Duel Marketing Wilayah Sultra Pertamina Kendari, Indra Pratama melalui pesan singkat (SMS) kepada zonasultra.id mengatakan antrian kendaraan di SPBU disebabkan oleh liburnya penyaluran Depot Kendari pada hari Jumat dan Minggu ke SPBU

ilustrasi antre spbu
Ilustrasi

Menurutnya, tidak ada kelangkaan bensin (premium) di Kendari. “Stok di Pertamina melimpah dan insyallah akan kembali lancar beberapa hari kedepan,” tambahnya.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh Supervisor PT Perdana Sultra Energi (SPBU Tipulu) bahwa sebenarnya bensin tidak langkah, hanya saja dari Pertamina memberikan jatah. Kata Suteni, mungkin karena libur, sehingga kapal tangker yang mengangkut bahan bakar dari Makassar tidak melakukan aktifitas. Akibatnya, stok yang ada di Pertamina Kendari terbatas pekan lalu.

“Maksudnya kan selama ini kita bebas membeli berapapun setiap harinya di Pertamina. Sekarang di jatah. Tidak tau juga mereka, kenapa bisa seperti ini,” jelas dia.

Dia menyebutkan jika pengisian di SPBU tersebut dilakukan setiap hari kecuali hari Minggu. Biasanya pihak SPBU Tipulu membeli bensin untuk diisi di penampungan sebanyak 16 kiloliter (kl) di hari kerja. Sedangkan Sabtu untuk mengantisipasi terjadinya kekosongan stok pada Minggu, pihaknya membeli hingga 40 kiloliter.

Namun sejak dilakukan penjatahan, SPBU ini membeli bensin untuk kebutuhan masyarakat pada Sabtu cuman 16 kl. Dan hari biasa sebanyak 8 kl. Sehingga mengakibatkan persediaan bensin cepat habis.

Sementara untuk pertalite sebanyak 16 kl, solar tiap hari dilakukan pengisian 8 kl, sedangkan pertamax sebanyak 8 kl. Bergantung pada SPBU seberapa besar kemampuan membelinya.

“Untuk jenis pertalite dan pertamax, SPBU di bebaskan membeli berapa pun. Itupun pertamax kadang habis kadang tidak,” ungkap dia. (B)

 

Reporter : Sitti Nurmalasari
Editor Tahir Ose