23.2 C
Kendari
Sabtu, 31 Januari 2026
iklan zonasultra
Beranda Berita Politik Batal Teken NPHD, PSU Pilkada Bombana “Enjel”

Batal Teken NPHD, PSU Pilkada Bombana “Enjel”

53
Ketua KPU Bombana Arisman
Arisman

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Pemungutan Suara Ulang (PSU) 7 TPS di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bombana 2017, terancam lantaran belum adanya kepastian anggaran dari pemerintah daerah (Pemda). Padahal, pelaksanaan PSU 6 hari lagi yakni pada 30 Mei 2017 mendatang.

Ketua KPU Bombana Arisman
Arisman

Ketua KPU Bombana Arisman, mengatakan, rencana penandatangan Naskah Perjanjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemda dan KPU batal dilaksanakan hari ini, Rabu (24/5/2017). Sebelumnya, sudah disepakati antara pemda, DPRD, dan KPU bahwa dalam NPHD alokasi anggaran untuk PSU adalah Rp. 1,2 Miliar.

BACA JUGA :  Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Satu Paslon, Sekarang Lawan Kolom Kosong

“Penyebabnya anggaran belum jelas ini diambilkan dari mana, berdasarkan pertemuan tadi dengan semua pihak yang terlibat dalam PSU, ada Penjabat Bupati, sekda, pengelola keuangan, KPU, Panwas, Kepolisian,” ungkap Arisman melalui telepon selulernya.

Baca Juga : KPU Bombana Berusaha Sukseskan PSU dengan Anggaran Rp. 1,2 Miliar

Kesimpulan sementara, KPU Bombana menunggu surat dari Pemda terkait kesiapan dana yang rencannya hari ini disampaikan. Kata Arisman, kalau memang belum siap, maka KPU Bombana akan melaporkannya ke KPU provinsi untuk diambil langkah lanjutan seperti apa.

BACA JUGA :  DKPP Pulihkan Nama Baik 18 Penyelenggara Pemilu di Konut

Ia mengatakan, belum adanya kepastian anggaran tersebut jelas-jelas mengganggu tahapan PSU sebab KPU bingung harus menggunakan anggaran dari mana dengan pelaksanaan yang sudah dekat. Pemda sendiri tak memberikan kepastian terkait kapan bisa menganggarkan, dengan alasan masih konsultasi dengan lembaga keuangan terkait.

Mengenai terancam batalnya PSU 30 Mei, Arisman belum mau mengira-ngira. Sebagai penyelenggara, KPU secara teknis di lapangan sudah siap namun lagi-lagi anggaran jadi problem utama. (A)

 

Reporter : Muhamad Taslim Dalma
Editor : Kiki