ZONASULTRA.COM, JAKARTA – Ketua DPD 1 Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) Ridwan Bae akan tetap tunduk pada keputusan DPP terkait siapa yang akan diusung calon gubernur dalam pemilihan gubernur Sultra tahun 2018 ini.

Kendati sebelumnya telah terjadi perbedaan dukungan calon wakil gubernur yang diajukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) 1 dan 2 dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
Lanjut Ridwan, Jumat (5/1/2017) sore, DPP akan memutuskan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Tenggara (Sultra).
“Pada prinsipnya DPD 1 dan 2 tetap konsisten pertama kita mengusulkan mengganti wakil, kalau Ali Mazi tidak mau maka kita minta mendukung Asrun karena pertimbangan kemungkinan menang,” ujar Ridwan Bae saat ditemui di Plaza Senayan Jakarta, Kamis (4/1/2018) malam.
Namun demikian, semua keputusan kandidat yang diusung partai berlambang pohon beringin ini berada di tangan DPP yang dinahkodai oleh Airlangga Hartarto. Ridwan pun akan tunduk jika memang keputusan usungan masih tetap Ali Mazi dan Lukman Abunawas (Aman).
“Jika tetap Aman, yang mungkin kita lakukan adalah kita membantu Ali Mazi dalam perbedaan, artinya kita tetap jalan walaupun kita berbeda kan tidak masalah,” ungkap Ridwan.
Tentu dalam prosesnya, anggota DPR RI ini masih berharap Ali Mazi bisa melakukan harmonisasi dengan kader Golkar untuk memuluskan langkahnya menuju orang nomor satu di Sultra.
“Masak tidak ada usaha dia untuk memperbaiki hubungan dengan DPD 1 dan DPD 2, kalau dia mampu memperbaiki kan jalannya akan lebih mulus,” pungkasnya.
Sementara terkait kemungkinan dukungan Golkar untuk Rusda Mahmud, Ridwan menyatakan belum terpikirkan.
“Kalau Golkar belum pernah berpikir buat Rusda, belum pernah. Tetapi ya tidak mustahil jika DPP berkehendak. Keputusannya besok, apapun keputusannya saya akan taat,” tutup mantan Bupati Muna dua periode ini. (B)
Reporter : Rizki Arifiani
Editor : Kiki










