

ZONASULTRA.COM,KENDARI– Puskemas Ranomeeto Kelurahan Ranomeeto Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) tidak mampu menampung pasien Demam Berdarah Darah (DBD) yang mencapai 24 Jiwa.
Pegawai Puskesmas Ranomeeto Faisal mengungkapkan, setiap harinya sepanjang bulan Februari 2016, ada satu sampai dua orang yang masuk ke Puskesmas Ranomeeto, akibat terjangkit penyakit DBD.
“Daya tampung disini tidak cukup,” kata Faisal, Senin (8/2/2016) di Puskesmas Ranomeeto.
Pihaknya, kewalahan menangani pasien DBD, karena sejumlah ruangan rawat inap belum bisa difungsikan.
“Belum berfungsinya ruangan karena kemarin baru selesai diresmikan, dan hari ini masih sementara pengecekkan ruangan sambil menunggu serah terima dari pemerintah daerah ke pihak Puskesmas Ranomeeto,” tuturnya.
Di tempat yang sama, salah satu orang tua korban Sardin warga desa Ambepua, Kecamatan Ranomeeto, mengungkapkan tiga anaknya sekaligus terkena DBD dan kini masih dirawat di UGD Puskesmas Ranomeeto.
“Irvan, Ibnu Rahman dan Nur Anisa,” ungkap Sardin saat ditemui di Puskesmas Ranomeeto, Senin (8/2/2016).
Lanjutnya, disekitar tempat kediamannya sudah banyak yang tejangkit DBD mulai dari keluarga iparnya.
Saat ini, Puskesmas Ranomeeto memiliki 6 orang dokter, namun pihak Puskesmas hanya dapat menampung ketiga anak Sardin, sementara sisanya dirujuk ke Rumah Sakit Bahteramas.
Pihak Puskesmas dan Sardin mengeluhkan, lambannya tindakan dari pemerintah daerah Konsel untuk menangani penderita DBD yang terjadi di Kecamatan Ranomeeto, apalagi DBD sudah menjadi bencana nasional.
Penulis : Ilham Surahmin
Editor : Kiki









