28.1 C
Kendari
Rabu, 08 April 2026
iklan zonasultra
Beranda Daerah Sultra Raya Pemprov Sultra Ajak Kaum Wanita Cek Kondisi Rahim Sejak Dini

Pemprov Sultra Ajak Kaum Wanita Cek Kondisi Rahim Sejak Dini

98
Pemprov Sultra Ajak Kaum Wanita Cek Kondisi Rahim Sejak Dini
SOSIALISASI - Pj Ketu Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Ika Oktaviana saat memberikan sambutan dalam acara sosialisasi pencegahan dan pengendalian kanker serviks dan pelaksanaan skrining IVA Test, Rabu (18/4/2018) di Aula RSUD Bahteramas Provinsi Sultra. (ILHAM SURAHMIN/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengkampanyekan pentingnya skrining IVA test atau pemeriksaan kondisi rahim bagi kaum wanita sejak dini.

Kegiatan kampanye atau sosialisasi ini dilaksanakan oleh tim penggerak PKK Provinsi Sultra bersama Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sultra dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Provinsi Sultra, Rabu (18/4/2018) di Aula RSUD Bahtermas.

Pj Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sultra Ika Oktaviana mengatakan, skrining IVA test adalah salah satu cara yang bisa dilakukan kaum wanita untuk mengetahui kondisi mulut rahim sejak dini. Sebab, saat ini kanker mulut rahim atau kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang mematikan tertinggi di Indonesia bagi kaum wanita.

“Sosialisasi terus harus dilakukan agar para kaum wanita paham dan mengerti pentingnya melakukan pengecekkan sejak dini, apalagi prosesnya sangat sederhana,” ungkap Ika Oktviana dikonfirmasi usai acara sosialisasi Skrining IVA Test.

Direktur RSUD Bahteramas dr. Yusuf Hamra menjelaskan, kegiatan sosialisasi ini menindaklanjuti perhatian Pj Gubernur Sultra Teguh Setyabudi yang melihat angka partisipasi wanita untuk melakukan IVA test di Sultra berada pada peringkat ke-4 terbawah se-Indonesia.

“Sebenarnya pelaksanaannya IVA test gak harus di rumah sakit, di pelayanan kesehatan tingkat pertama seperti klinik dan puskesmas itu harus lebih memiliki peran aktif memberikan sosialisasi kepada kaum wanita agar mau melakukan pemeriksaan,” ungkap Yusuf Hamra.

Kecuali tingkat pemeriksaan sudah di atas itu seperti pap smear, hanya bisa dilakukan di rumah sakit karena membutuhkan peralatan lengkap dan tenaga medis ahli ginekologi.

Ia pun berharap para kaum wanita dapat memahami dan sadar agar sejak dini mau melakukan skrining IVA test di seluruh layanan kesehatan yang ada di daerahnya masing-masing.

Dilansir dari referensibebas.com pelaksanaan skrining IVA test merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi kanker leher rahim dan juga skrining alternatif dari pap smear karena lebih murah, praktis, sangat mudah untuk dilaksanakan dengan peralatan sederhana serta dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan selain dokter ginekologi.

Pemeriksaan dilakukan dengan cara melihat serviks yang telah diberi asam asetat 3-5% secara inspekulo. Setelah serviks diulas dengan asam asetat, akan terjadi perubahan warna pada serviks yang dapat diamati secara langsung dan dapat dibaca sebagai normal atau abnormal. Dibutuhkan waktu satu sampai dua menit untuk dapat melihat perubahan-perubahan pada jaringan epitel.

Serviks yang diberi larutan asam asetat 5% akan merespon lebih cepat daripada larutan 3%. Efek akan menghilang sekitar 50-60 detik sehingga dengan pemberian asam asetat akan didapat hasil gambaran serviks yang normal (merah homogen) dan bercak putih (displasia). (B)

 


Reporter: Ilham Surahmin
Editor: Jumriati