

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Ribuan aparat pemerintahan se-Sulawesi Tenggara (Sultra) Kamis (18/2/2016) hari ini memadati Phinisi Ballroom Hotel Grand Clarion Kendari untuk menghadiri ekspos 8 tahun pembangunan Nur Alam dan Saleh Lasata (Nusa) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra.
PNS yang datang disyaratkan memakai pakaian hitam putih. Namun, ada pemandangan yang berbeda dari rombongan PNS asal Kabupaten Buton. Mereka memakai celana panjang hitam yang dipadukan dengan sarung sebatas lutut. Jelas saja pemandangan ini begitu mencolok dan mengundang perhatian dari tamu undangan lainnya. Bahkan Bupati Buton sendiri, Samsu Umar Abdul Samiun juga mengenakan sarung yang sama.
Samsu Umar Abdul Samiun mengatakan, semua pejabat yang hadir dalam ekspos tersebut mengenakan sarung tenun Buton yang dalam bahasa Buton disebut po bia.
Menurut dia, Buton memiliki begitu banyak kekayaan alam dan keanekaragaman budaya. Salah satu yang menjadi andalan adalah kerajinan tenun Buton yang kini sudah mendunia.
“Sebagai masyarakat Buton ya harus bangga dengan sarung tenun Buton ini,” kata dia.
Jaidin, salah satu dari rombongan Kabupaten Buton mengatakan, sudah sekitar 6 bulan mereka mengenakan sarung Buton setiap masuk kerja pada Kamis dan Jumat.
“Kalau hari Jumat kita tidak repot-repot lagi. Sarung ini kita gunakan shalat berjamaah,” kata dia.
Ekspose 8 tahun pembangunan Nusa dihadiri oleh para bupati dan walikota se-Sultra, pimpinan SKPD, Danrem, Wakapolda, pimpinan bank, Anggota DPR RI asal PAN Tina Nur Alam dan aktor Lucky Hakim.
Penulis : Jumriati









