24.4 C
Kendari
Sabtu, 31 Januari 2026
iklan zonasultra
Beranda Daerah Konawe Utara Ali Mazi Janji Bangun Kembali Rumah Warga Konut yang Terseret Banjir

Ali Mazi Janji Bangun Kembali Rumah Warga Konut yang Terseret Banjir

216
Ali Mazi
Ali Mazi

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi berjanji akan membangun kembali rumah-rumah warga yang hanyut terseret banjir bandang yang melanda Kabupaten Konawe Utara (Konut) beberapa pekan lalu.

Menurut Ali Mazi, saat ini pihaknya tengah menghitung jumlah kerugian akibat banjir bandang yang melanda Kabupaten Konut dan Konawe.

Baca Juga : Temui Warga Dua Desa yang Bertikai, Ali Mazi Janji Pulihkan Situasi dan Rumah Warga

“Sedang dihitung (kerugian), dan kita ada poskonya yang berpusat di Korem. Bagi yang hanyut rumahnya kita akan kembalikan seperti semula,” kata Ali Mazi di gedung paripurna DPRD Sultra, Senin (17/6/2019).

BACA JUGA :  Bupati Konut Minta Bantuan Bencana Banjir Tidak Dipolitisir

Nantinya, lanjutnya, tiap rumah yang hanyut akan mendapatkan bantuan sekitar Rp80 juta untuk dibangun kembali. Meski begitu, pihaknya masih akan mendata total jumlah rumah warga yang hanyut.

Tidak hanya itu, Pemprov Sultra juga akan melakukan penyuluhan, wawasan kebangsaan serta akan menurunkan dokter ahli jiwa untuk memulihkan kondisi masyarakat di Konut.

Baca Juga : Mentan Jenguk Korban Banjir di Konut, PUPR RI Diminta Atasi Jembatan Rusak

“Untuk evaluasinya yah doa kepada Allah, ini bencana alam ini tidak bisa diapa-apakan. Tidak ada karena tambang dan sawit, itu karena kehendak Allah memberikan itu. Karena di balik itu ada berkah,” ucapnya.

BACA JUGA :  Banjir Konut Meluas, Kini di Kecamatan Asera dan Andowia

Data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI akibat banjir bandang yang melanda Konut terdapat 220 unit rumah warga hanyut terseret banjir dan sebanyak 1.396 unit rumah terendam banjir. Juga 5.703 jiwa yang berasal dari 42 desa dan 3 kelurahan di 6 kecamatan yang ada di Konut mengungsi. (b)’

 


Reporter: Randi Ardiansyah
Editor: Jumriati