29.2 C
Kendari
Senin, 02 Februari 2026
iklan zonasultra
Beranda Daerah Kendari Ali Mazi Sebut Isu Mutasi Bikin Pejabat Ragu Kerja

Ali Mazi Sebut Isu Mutasi Bikin Pejabat Ragu Kerja

428
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi
Ali Mazi

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi memimpin langsung upacara rutin bulanan, yang dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Sultra, Senin (17/6/2019). Dalam kesempatan itu, Ali Mazi menyinggung soal isu mutasi yang tersebar di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra akhir-akhir ini.

Ali Mazi pun mempertanyakan, isu mutasi tersebut. Menurutnya isu tersebut merupakan penyebab hilangnya konsentrasi kerja para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sultra.

Baca Juga : DPRD Sultra Ingatkan Gubernur Hati-hati Soal Mutasi Jabatan

“Yang mutasi siapa, mutasi apa. Karena adanya isu mutasi ini jadi semua pejabat di sini jadi ragu-ragu bekerja,” ucapnya.

BACA JUGA :  Kerukunan NTT Minta Kepolisian Usut Tuntas Kasus Pembunuhan Sopir Angkot

Ali Mazi pun menampik, dirinya akan melakukan mutasi dalam waktu dekat ini. Ia menegaskan dalam waktu dekat ini belum ada mutasi apapun di lingkup Pemprov Sultra. Meski begitu, bila ada pejabat yang ingin diganti, maka dirinya akan melakukan pergantian.

“Belum ada mutasi, tetapi jika minta kita akan ganti. Tergantung otak saya lagi tenang atau tidak tenang,” tegasnya.

Baca Juga : Soal Mutasi 42 Pejabat Pemprov, Wagub Sultra Mengaku Tidak Dilibatkan

BACA JUGA :  155 Desa Wisata di Sultra Lolos ADWI 2023, Perebutkan 3 Kategori Terbaik

Ia pun meminta, agar semua pejabat untuk bekerja lebih serius dan profesional sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Hal itu dilakukan demi kepentingan daerah dan membangun Sultra ke arah yang lebih baik lagi.

“Semoga tidak ada lagi penyebar isu-isu mutasi yang tidak mendasar, dan soal dari mana informarsinya sudahlah kita kerja saja. Kita bangun daerah, jangan kita sebar isu yang tidak punya dasar jadi kacau orang bekerja,” harapnya. (B)

 


Reporter: Randi Ardiansyah
Editor: Muhamad Taslim Dalma