Disperindag Sultra Gelar Pasar Murah Hingga 14 April 2023

125
Disperindag Sultra Gelar Pasar Murah Hingga 14 April 2023
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra menggelar pasar murah di pelataran kantor Disperindag Sultra hingga 14 April 2023.(Ismu/Zonasultra.id)

ZONASULTRA.ID, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra menggelar pasar murah di pelataran kantor Disperindag Sultra hingga 14 April 2023.

Kepala Disperindag Sultra, Sitti Saleha mengatakan bahwa pasar murah tersebut merupakan langkah konkrit yang dilakukan untuk menekan inflasi jelang lebaran 2023.

Pasar murah tersebut menghadirkan 13 distributor barang yang langsung menjajakan produknya dengan harga dibawah harga pasar serta diikuti oleh 2 BUMN yaitu BULOG dan PPI.

“Alhamdulillah, setelah kita lakukan pasar murah, luar biasa antusias masyarakat dan memang yang disajikan dan tersedia itu bahan pokok dengan harga-harga sesuai HET yang diatur oleh pemerintah,” ucap Sitti di lokasi pasar murah pada Rabu (12/4/2023).

Kata dia, bahan pokok yang harganya diatur oleh pemerintah antara lain beras, gula, minyak goreng serta daging. Komoditi beras menjadi bahan pokok dengan harga yang melonjak dipasaran, namun di pasar murah bulog harga per 5 kilogram hanya Rp45 ribu dengan pembatasan 10 kilogram per orang.

BACA JUGA :  Kecelakaan Motor, Seorang Siswa SD di Kendari Meninggal Dunia

Sitti Saleha juga mengaku pihaknya akan melanjutkan kegiatan pasar murah di beberapa kabupaten yang sudah mengalami inflasi seperti Kolaka Timur (Koltim), Kota Kendari, Kota Baubau, Buton, dan Bombana.

“Itu masih dalam proses perencanaan yang diagendakan akan digelar pada 15 April 2023. Kita akan gandeng Bulog juga beberapa distributor,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung pasar murah, warga mangga 2, kota lama, Sugeni (42) mengaku sangat terbantu dengan pasar murah tersebut. Pasalnya, harga dipasaran mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

BACA JUGA :  Aminuddin Mane Kandari, Guru Besar UHO yang Menolak Penonaktifan 75 Pegawai KPK

“Saya beli beras di sini 5 kilo Rp45 ribu, beras premium. Kalau di pasar mahal, bisa sampai Rp65 ribu sampai Rp70 ribu,” ungkapnya.

Ia mengaku rela mengantre sejak pukul 07.00 WITA untuk mendapatkan beras tersebut. Sugeni pun menyebutkan beras yang dibeli tersebut tidak akan cukup hingga lebaran nanti karena untuk konsumsi per harinya ia gunakan 4 liter.

Untuk itu, ia berharap Pemprov Sultra dapat kembali menggelar pasar murah lainnya dengan menyediakan beras dan bahan pokok lainnya dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Sehingga, kebutuhan hingga lebaran 2023 tetap tercukupi tanpa harus mengorek dalam isi dompet. (B)


Kontributor: Ismu Samadhani
Editor: Ilham Surahmin