Diusung Gerindra di Pilwali Kendari, PDIP Minta Andi Sulolipu Mundur

2321
Ketua DPD PDIP Sultra Lukman Abunawas
Lukman Abunawas

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Andi Sulolipu diusung Partai Gerindra berpasangan dengan Abdul Razak di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kendari mendatang.

Namun hal itu belum mendapat restu dari PDIP. Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu malah mewanti-wanti kadernya untuk mundur dari partai jika diusung partai lain.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sultra, Lukman Abunawas mempersilahkan bila ada kader partai yang berani maju di Pilwali Kendari, namun diusung oleh partai lain. Tetapi, Wakil Gubernur Sultra ini menegaskan kader harus siap menerima resiko.

“Silahkan saja tapi dia (Andi Sulolipu) keluar dari partai, silahkan saja anggota DPRD dari fraksi PDIP akan maju sebagai Wali Kota diusung dari partai di luar PDIP resikonya berhenti dari partai,” tegas Lukman di Kendari, Jumat (15/1/2021).

PDIP sendiri, kata Lukman, belum menentukan nama calon yang bakal diusung partai berlogo kepala banteng tersebut. Sebab, pihaknya masih menggodok nama kader yang akan didorong untuk maju pada perhelatan merebut tampuk 01 di Kota Kendari.

“Kita masih menggodok nama-nama yang akan kita usung. Kalau elektabilitasnya tinggi kita akan usung (dari internal). Kalau tidak, kita akan padukan nanti (dengan non kader),” tutup mantan Bupati Konawe ini.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulawesi Tenggara (Sultra) Safarullah, menyatakan mengusung kader Partai Nasdem Abdul Razak dan kader PDIP Andi Sulolipu di Pilwali Kendari.

Menurut Safarullah, dua nama ini dinilai pasangan ideal karena punya pengalaman sesuai bidang masing-masing dan mempunyai elektabilitas tinggi. Menurut dia, sikap ini akan ditindaklanjuti dengan rekomendasi DPP.

“Jika tahapannya sudah tiba, akan ditindaklanjuti dengan rekomendasi dari DPP. Sikap DPD ini muncul untuk mengantisipasi kalau Pilkada serentak dilaksanakan 2022. (Apalagi) sekarang sudah 2021,” kata Safarullah melalui WhatsApp, Sabtu (16/1/2021).

Meski belum mendapat angin segar dari partai asal Andi Sulolipu, Safarullah mengaku belum berkomunikasi dengan PDIP dan Nasdem. Dirinya menyerahkan sepenuhnya hal itu ke kedua calon yang diusung.

“Urusan itu tentunya diserahkan kepada masing masing calon. Karena Gerindra mendukung figurnya,” tegasnya.

Meski Gerindra memiliki modal 4 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kendari dan bisa mendorong kedernya bertarung, Safarullah kukuh mengusung dua nama itu.

Sebab, secara hitung-hitungan, perolehan kursi Gerindra dan Nasdem berjumlah 8. Hal itu sudah memenuhi syarat dukungan minimal 20 persen dari total 35 perolehan kursi di DPRD Kota Kendari.

Dia menuturkan, tak mengusung kader Gerindra, sebab dari hasil pantauan DPD belum ada kader yang menyatakan maju di Pilwali Kendari. Klaim itu, katanya, didasari pengalaman Pilwali 5 tahun yang lalu.

“Pengalaman pada pilwalikota yang lalu, Gerindra kota tidak mengusung, hanya mendukung calon. Karena kader Gerindra yang (akan) maju tidak bisa mencukupkan pintu,” ungkap Safarullah. (a)

 


Reporter: Fadli Aksar
Editor : Kiki

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini