Dosen Prodi Sarjana Kesmas UMW Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Sambaraasi

81
Dosen Prodi Sarjana Kesmas UMW Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Sambaraasi
UMW Kendari - Program studi Sarjana kesehatan masyarakt (Kesmas) Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Mandala Waluya (UMW), Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar pengabdian pada masyarakat dengan tema "Bahaya Rokok Bagi Kesehatan" di Desa Samabaraasi, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, Provinsi Sultra, pada Sabtu (6/8/2022) (Istimewa)

ZONASULTRA.ID, KENDARI – Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Mandala Waluya (UMW), Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar pengabdian pada masyarakat dengan tema “Bahaya Rokok Bagi Kesehatan” di Desa Sambaraasi, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, pada Sabtu (6/8/2022).

Ketua panitia sekaligus dosen Prodi Sarjana Kesmas UMW, Muhammad Ikhsan Akbar mengatakan bahwa pengabdian pada masyarakat menjadi bagian tridarma perguruan tinggi yang harus dilaksanakan bagi semua dosen di UMW. Kegiatan pengabdian pada masyarakat tahun 2022, merupakan kegiatan tahunan yang bersumber dari dana yayasan UMW.

BACA JUGA :  Prodi S1 Kesmas UMW Laksanakan Kuliah Tamu, Pemateri dari University of Derby Inggris

“Dalam hal ini LPPM UMW yang bertanggung jawab sesuai dengan tugas dan fungsinya. Oleh karenanya kami wajib melakukan pengabdian pada masyarakat serta memiliki luaran atau publikasi,” katanya melalui pesan WhatsApp, pada Senin (8/8/2022).

Selain itu, ia menambahkan bahwa manfaat kegiatan ini adalah dapat menurunkan dan mencegah kejadian penyakit tidak menular yang dapat terjadi akibat dari rokok seperti hipertensi, kanker, jantung, ispa dan penyakit lain yang dapat timbul akibat rokok.

BACA JUGA :  Prodi Farmasi UMW Kendari Laksanakan PKL Fitokimia di Wawatu

“Terkait dengan tim dalam kegiatan ini, dosen Kesmas UMW sebanyak 3 orang, Untuk masyarakat kurang lebih 20 orang. Harapannya agar menurunkan penyakit tidak menular dan tentu saja untuk meningkatkan status derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya. (*/KS)


Kontributor: Sutarman
Editor: Muhamad Taslim Dalma