23.8 C
Kendari
Sabtu, 31 Januari 2026
iklan zonasultra
Beranda Berita Politik Dukungan Pospera Sultra Mengalir untuk BERKAH

Dukungan Pospera Sultra Mengalir untuk BERKAH

408
Dukungan Pospera Sultra Mengalir untuk BERKAH
POSPERA - Ketua DPD Pospera Sultra Hartono (Baju putih dua dari kiri) mengumumkan dukungan terhadap pasangan Asrun-Hugua pada Pilgub Sultra Juni 2018). (Tahir Ose/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI– Dukungan Asrun-Hugua sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mengalir. Kali ini datang dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Sulawesi Tenggara (Sultra)

Ketua DPD Pospera (Sultra) Hartono Katon menyatakan siap mendukung kemenangan pasangan yang terkenal dengan akronim BERKAH Sultra itu.

Dukungan terhadap keduanya dibahas saat Pospera menggelar Rakerda pada 10 Maret 2018. Pada Rakerda itu mayoritas pengurus sepakat mendukung Asrun-Hugua.

Saat disinggung terkait status Asrun sebagai tersangka KPK, pria yang akrab disapa bang Tono itu menyatakan menghormati proses hukum yang saat ini sedang berlangsung. Menurut Tono jauh sebelum Asrun dinyatakan sebagai tersangka karena dugaan terlibat dalam suap proyek miliaran rupiah bersama Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra yang tak lain putra Asrun, Pospera Sultra sudah menentukan pilihan mendukung pasangan Asrun yakni Hugua sebagai calon gubernur.

BACA JUGA :  Hugua : Pasar Aepodu Konsel Butuh Sentuhan Fasilitas

“Kami belajar untuk konsisten. Kami tidak akan meninggalkan pak Hugua sebagai Ketua Dewan Pembina Pospera Sultra. Ini keputusan final organisasi, memang ini beresiko tapi kami belajar konsisten,” terang Tono pada sejumlah awak media di Kendari Minggu sore.

BACA JUGA :  Duta Pariwisata dan Seniman Nilai Cuman Hugua yang Peduli Persoalan Pemuda

Keputusan tetap melanjutkan dukungan terhadap Asrun-Hugua bukan tanpa resiko. Maka untuk itulah Pospera semakin solid bekerja di semua tingkatan dari provinsi, kota hingga dusun. Dalam perjuangan kata Tono selain usaha konsistensi juga diperlukan. Tono pun menegaskan sebagai organisasi Pospera tidak selalu mengambil kesempatan dalam setiap moment.

“Karena sudah keputusan organisasi sebagai kader kami tegak lurus menjalankan keputusan yang sudah disepakati, tidak boleh membakang,” tegasnya. (*)

 


Penulis Tahir Ose