28 C
Kendari
Sabtu, 31 Januari 2026
iklan zonasultra
Beranda Berita Politik Golkar Buka Pendaftaran Balon Walikota, Utusan Anak Lorong Ditolak Ambil Formulir

Golkar Buka Pendaftaran Balon Walikota, Utusan Anak Lorong Ditolak Ambil Formulir

58
Tak Terpengaruh Agenda Munaslub, Golkar Kendari Mulai Jaring Balon Walikota
La Ode Bahar Mustajab

ZONASULTRA.COM, KENDARI– Partai Golkar Kendari mulai membuka pendaftaran bakan calon (Balon)  walikota Kendari, Senin (7/3/2016). Pendaftaran tersebut akan ditutup 21 Maret 2016 nanti.

Tak Terpengaruh Agenda Munaslub, Golkar Kendari Mulai Jaring Balon Walikota
La Ode Bahar Mustajab

Juru Bicara Tim Desk Pemilu Golkar Kendari La Ode Bahar Mustajab mengatakan, sejak dibuka tadi pagi sudah banyak balon yang datang langsung untuk mendaftar dan mengambil formulir. Para pendaftar masih sebatas mengambil formulir untuk dikembalikan paling lambat 21 Maret.

Dari sekian yang datang mengambil berkas, satu orang yang ditolak yakni utusan Ishak Ismail yang dikenal dengan tagline anak lorongnya Kendari. Kata Bahar, berkas pendaftaran harus datang diambil sendiri oleh calon jika hanya utusan maka ditolak.

BACA JUGA :  Hasil Tes CAT Calon Anggota Bawaslu, Tidak Ada Peserta yang Capai Skor 65

“Sebenarnya bisa asalkan ada surat kuasa untuk mengambil formulir, tapi itu juga tidak ada, makanya tadi kita tidak akomodir. Selain itu tadi juga ada utusan Yasin Idrus, tapi dia hanya sekedar tanya-tanya,” kata Bahar di Kendari, Senin (7/3/2016).

Figur lainnya yang datang langsung yakni Amarullah, Abdul Rasak dan Andi Musakkir Mustafa. Dari internal Golkar yakni Muhamad Ali (Ketua Fraksi Golkar DPRD Kendari) yang mendaftar sebagai balon wakil Walikota.

BACA JUGA :  Polsek Lawa Deklarasi Anti Hoax, Anti Isu Sara dan Ujaran Kebencian

Besok (Selasa,7/3/2016) yang sudah menyampaikan akan datang mengambil formulir yakni M. Zayat Kaimoeddin (Derik). Selain itu kata Bahar, Rahman Tawulo juga menyampaikan akan datang untuk mendaftar sebagai balon wakil walikota.

Di DPRD Kota Kendari Golkar hanya memiliki 4 kursi. Agar bisa mengusung calon walikota, Golkar masih membutuhkan 3 kursi dari partai koalisi. Olehnya kata Bahar, balon yang akan mendaftar diharapkan juga berkomunikasi dengan partai lain agar dapat diusung.

 

Penulis : Muhammad Taslim Dalma
Editor  : Rustam