23.7 C
Kendari
Jumat, 13 Maret 2026
iklan zonasultra
Beranda Berita Hukum Ini Alasan Napi Wanita Kabur Dari Tahanan

Ini Alasan Napi Wanita Kabur Dari Tahanan

85
Kepala Divisi (Kadiv) humas Kemenkumham Sultra, Muslim
Muslim

ZONASULTRA.COM,KENDARI– Wa Ode Sitiani alias Wa Ode Siti Samnia (30), seorang tahanan narapidana (napi) Lapas klas IIA Kendari yang kabur 27 Juni lalu usai berobat di Rumah Sakit Bahteramas. Ia kabur dari rumah pamannya saat meminta izin menjenguk keluarganya dibawah pengawalan dua orang petugas sipir.

Kepala Divisi (Kadiv) humas Kemenkumham Sultra, Muslim
Muslim

Namun petualangannya tidak berlangsung lama. Ia akhirnya ditangkap di sebuha hotel di Kendari pada 3 Juli 2016 lalu. Ia pun langsung dijebloskan kembali ke dalam lapas klas IIA Kendari.

Menurut pengakuan Wa Ode Siti Samnia, ia berusaha melarikan diri dari Lapas karena terlilit utang. Ia meminjam uang senilai Rp.20 juta dari beberapa sipir Lapas Klas II A Kendari. Ia sering ditagih, namun belum sanggup membayar utangnya itu. Ia pun berusaha kabur agar tidak ditagih lagi.

Kepala Divisi (Kadiv) humas Kemenkumham Sultra, Muslim, merasa salut atas kegigihan dari Kepala Lapas Kelas II A Kendari, Muchlis Adjie beserta timnya dalam usaha pencarian dan penangkapan terhadap tahanan yang sempat kabur dari lapas tersebut.

(Artikel terkait : Kemenkum Ham Sultra: Jika Terbukti Membantu Waode Sariani Kabur, Petugas Lapas Akan Dipecat)

“Kalapas ini memang luar biasa, sudah berapa kali dia berhasil menangkap tahanan yang kabur, bahkan sampai di Kalimantan saja dia bisa lacak,” ujar Muslim yang ditemui di ruangan kerjanya, Rabu (13/07/2016).

Untuk diketahui, Wa Ode Siti Samnia adalah terpidana kasus pembunuhan yang divonis oleh Pengadilan Tinggi Sultra selama 15 tahun penjara. Ia melakukan pembunuhan terhadap suaminya sendiri. Ia baru 8 bulan dipindahkan ke Lapas Klas II A Kendari. Sebelumnya, ia telah menjalani hukumannya selama 3 tahun di Lapas Baubau. Siti melarikan diri tanggal 27 Juni 2016 dan berhasil dibekuk kembali 3 Juli 2016. (B)

 

Reporter : Lukman budianto
Editor   : Rustam