Khawatir Paham Radikal Masuki Sekolah, Dikbud Himbau Guru Berikan Pendidikan Karakter

80
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Damsid
Damsid

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) DamsidKepala Dikbud Sultra, Damsid

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menghimbau kepada guru-guru di Sultra untuk memberikan pendidikan karakter kepada siswa guna menghindari masuknya paham radikalisme.

Kepala Dikbud Sultra, Damsid mengungkapkan kekhawatirannya akan masuknya paham radikalisme yang dapat menghampiri siswa sekolah, yang dinilai masih rentan terpengaruh dengan konsep-konsep bernuansa radikal.

“Hingga saat ini belum ada kami dapat laporan, tapi kami sudah menghimbau kepada guru-guru untuk memberikan binaan terhadap karakter siswa,” kata Damsid dalam konferensi pers, Sabtu (10/6/2017).

BACA JUGA :  Kekurangan Komputer, Orang Tua Siswa SMPN 9 Kendari Kumpulkan Sumbangan

Terkait dengan binaan tersebut, Damsid menjelaskan telah ada program dari kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) RI tentang pembinaan karakter siswa antara lain dengan binaan literasi serta binaan spritual pada pemberian materi untuk kegiatan ekstrakurukuler sekolah.

Dengan memberikan atau menunjukan materi yang dapta membangun pemahaman spritual kepada siswa sebagaimana mestinya, diharapkan dapat membuka pemikiran mereka untuk tidak menerima pemahaman yang dapat membawa mereka ke arah yang lebih ekstrim.

BACA JUGA :  Dikbud Konawe Optimis Peserta Ujian SMP dan SD Lulus 100 Persen

“Pemahaman spiritual itu sangat penting, sebab kita tahu anak-anak itu mudah di doktrin dan dan berbagai macam konsep yang kemudian membuat mereka mudah terombang-ambing,” ungkapnya.

Untuk itt, kepada kepala sekolah dan guru-guru di Sultra dihimbau untuk memberikan pemahaman yang membangun karakter siswa agar terhindar dari paham-paham radikalisme. (B)

 

Reporter : Sri Rahayu
Editor : Tahir Ose