
ZONASULTRA.ID, KENDARI- Mahasiswa Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) beserta Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Lakara, Kecamatan Palangga Selatan, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), pada 02 Februari hingga 03 Maret 2026.
Kegiatan ini dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) UMW Kendadri, oleh Nurqomaria, Nawawi, LM Arsyi. Dan Firiani W. Alani.
Adapun anggota KKN-T yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu Muh. Yusuf Ryza Alhabsyi Nurhikmah, Feni Salim, Triandini, Vera Damayanti, Inez Pramuswira Ilyas, Antiska Treaspuji, Nila Sari, Isma Yani, Riski Aulia Mutmainnah Azahradan Angga.
Salah satu pembimbing desa, Nurqomaria menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan pemanfaatan bahan tradisional yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penerapan pola hidup sehat yang seimbang antara pengobatan medis dan pemanfaatan bahan herbal secara bijak.
“Pada aspek lingkungan, dilaksanakan edukasi pengolahan sampah melalui pembuatan ecobrick dan biopori di empat dusun Desa Lakara,” katanya
Lebih lenjut, program ini juga diarahkan sebagai upaya mengurangi praktik pembakaran sampah yang berpotensi menimbulkan pencemaran udara, sehingga dapat membantu menekan risiko terjadinya penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Selain itu, dilakukan pula penerapan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di tingkat sekolah dasar melalui edukasi dan praktik mencuci tangan dengan benar.
“Program kerja yang dijalankan berfokus pada peningkatan derajat kesehatan, kepedulian lingkungan, serta pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan desa. Secara keseluruhan, kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri dalam menjaga kesehatan, lebih peduli terhadap lingkungan, serta mempererat hubungan dan kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat desa,” ujarnya
Ia menyebutkan bahwa selama pelaksanaan KKN-T, mahasiswa melaksanakan berbagai kegiatan intervensi fisik, antara lain: Cek Kesehatan Gratis bagi Masyarakat, Senam Anti Hipertensi, Pembuatan Ramuan Herbal Anti Hipertensi, Pembuatan Ecobrick, Pemasangan Lubang Resapan Biopori.
Selain kegiatan fisik, dilakukan pula edukasi dan pendampingan kepada masyarakat, meliputi: Edukasi tentang Hipertensi, Edukasi Tanaman Herbal untuk Hipertensi, Edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar), Edukasi Pembuatan Ecobrick, Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Pendampingan dan bantuan kegiatan Posyandu.
“Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan dan pengendalian hipertensi, pengelolaan sampah ramah lingkungan, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. (*)












