
ZONASULTRA.ID, KONSEL – Dalam langkah nyata meningkatkan kualitas kesehatan anak bangsa, khususnya di wilayah pesisir, Tim Interprofessional Education (IPE) dan Interprofessional Collaboration (IPC) dari Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Kendari menggelar penyuluhan kesehatan mandiri (Pengabmas Mandiri).
Penyuluhan kesehatan mandiri tersebut berlangsung di SDN 09 Lainea, Desa Lalonggombu, Kabupaten Konawe Selatan, pada Jumat (6/2/2026). Dengan mengangkat tema “mari biasakan PHBS mulai dari sekarang”, yang dimana kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan kebiasaan hidup bersih demi pertumbuhan yang optimal.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Satya Darmayani, dengan melibatkan kolaborasi lintas disiplin antara dosen dan mahasiswa. Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Poltekkes Kemenkes Kendari dalam menjalankan pengabdian masyarakat yang berdampak langsung pada akar rumput.
Wakil Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari, La Banudi, sangat mendukung terhadap inisiatif ini. Ia mengatakan bahwa kegiatan IPE/IPC ini adalah wujud nyata transformasi pendidikan kesehatan.
“Kami tidak hanya mencetak tenaga kesehatan yang kompeten secara akademik, tetapi juga peka terhadap tantangan kesehatan di wilayah pesisir seperti di Konawe Selatan ini. Edukasi PHBS sejak dini adalah investasi jangka panjang bagi kualitas hidup masyarakat,” katanya melalui rilis pers
Adapun itu, tim penyuluh menekankan bahwa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah kunci utama agar anak-anak tidak mudah sakit. Berdasarkan materi edukasi yang disampaikan, terdapat delapan kebiasaan sehat yang diperkenalkan secara interaktif kepada para siswa.
Berikut delapan kebiasaan yang harus dilakukan agar sehat sejak diini diantaranya
1. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS): Simulasi gerakan benar minimal 20 detik.
2. Isi Piringku: Panduan porsi makan bergizi seimbang (Sayur, Buah, Karbohidrat, dan Lauk).
3. Konsumsi Air Putih: Ajakan minum 6-8 gelas sehari untuk konsentrasi belajar.
4. Penggunaan Toilet Bersih: Edukasi menjaga sanitasi dan kesehatan lingkungan.
5. Menjaga Kebersihan Diri: Mandi, gosok gigi, dan potong kuku secara teratur.
6. Olahraga Teratur: Aktif bergerak minimal 30 menit setiap hari.
7. Pengelolaan Sampah: Memisahkan sampah untuk menjaga asrinya wilayah pesisir.
8. Jajan Sehat: Memilih makanan bersih dan menghindari warna mencolok.
Sementara itu, penyuluhan ini mendapat respon positif dari pihak Kepala SDN 09 Lainea, Sabil. Ia mengapresiasi mendalam atas kehadiran tim Poltekkes Kendari.
“Kami sangat terbantu dengan adanya penyuluhan ini. Anak-anak di desa kami membutuhkan contoh nyata dan metode yang menyenangkan seperti ini agar mereka paham bahwa kesehatan dimulai dari tindakan sederhana seperti mencuci tangan. Kami berharap kolaborasi ini bisa terus berlanjut di masa depan,” ujarnya
Lalu, Ketua pelaksana, Satya Darmayani, menambahkan bahwa antusiasme siswa yang tinggi menjadi indikator kesuksesan acara.
“Anak sehat adalah anak yang hebat. Kami ingin siswa di sini menjadi teladan bagi keluarganya dalam menerapkan hidup bersih di lingkungan pesisir,” tambahnya.
Kontributor: Sutarman












