Prodi S1 Kesmas UMW Kendari Tingkatkan Literasi Pencegahan Penyakit Tidak Menular di Desa Nii Tanasa

96
Prodi S1 Kesmas UMW Kendari Tingkatkan Literasi Pencegahan Penyakit Tidak Menular di Desa Nii Tanasa
Program Studi (Prodi) S1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Fakultas Ilmu Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari memperkuat literasi pencegahan penyakit tidak menular di Desa Nii Tanasa, Kecamatan Lalunggasumeeto, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (19/6/2023). (ISTIMEWA)

ZONASULTRA.ID, KENDARI- Program Studi (Prodi) S1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Fakultas Ilmu Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari memperkuat literasi pencegahan penyakit tidak menular di Desa Nii Tanasa, Kecamatan Lalunggasumeeto, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (19/6/2023).

Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dari tri dharma perguruan tinggi dan Desa Nii Tanasa merupakan desa binaan dari Prodi S1 Kesmas. Tim pengabdian terdiri dari dosen Sri Mulyani dan Fitri Yanti serya Ketua Prodi S1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas) UMW Kendari Rahmawati

Rahmawati, mengatakan, dalam pelaksanaannya pihaknya melakukan pembagian leafleat yang digabungkan dengan metode ceramah yang menjelaskan soal penyakit tidak menular.

BACA JUGA :  Universitas Mandala Waluya Teken MoU dengan Hotel Claro Kendari

Berdasarkan hasil praktek belajar lapangan, data yang diperoleh dari mahasiswa Prodi S1 Kesmas di Desa Nii Tanasa untuk jenis penyakit tidak menular paling tinggi kasusnya adalah hipertensi salah satunya karena pola makan yang tidak teratur dan seimbang.

Sehingga dalam leafleatnya berisikan literasi kesehatan, kemudian apa itu penyakit tidak menular dan jenis-jenis penyakit tidak menular serta pencegahannya dengan CERDIK.

Cara pencegahan penyakit tidak menular ini juga berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Cerdik merupakan singkatan dari Cek kondisi kesehatan secara berkala, Enyalah asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Daya sehat dengan kalori seimbang, Istrahat yang cukup dan Kondisikan stres).

Kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat didukung oleh pihak pemerintah dan masyarakat setempat. Setidaknya ada 26 perserta penyuluhan dalam kegiatan ini.

Ia mengatakan tujuan dari kegiatan ini, adalah meningkatkan pengetahuan kepada masyarakat terkait tentang literasi kesehatan untuk pencegahan penyakit tidak menular. (C)

 


Penulis: C2
Editor: Ilham Surahmin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini