26.5 C
Kendari
Selasa, 10 Februari 2026
iklan zonasultra
Beranda Artikel Advertorial Regenerasi Pejuang Budaya: TAWON Selenggarakan Diksar Angkatan ke-27 di Lasolo

Regenerasi Pejuang Budaya: TAWON Selenggarakan Diksar Angkatan ke-27 di Lasolo

0
Regenerasi Pejuang Budaya: TAWON Selenggarakan Diksar Angkatan ke-27 di Lasolo
Diksar Perekrutan Anggota Baru Tamalaki Wonua Ndolaki (TAWON) Angkatan ke-27 di Desa Lametono, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, Minggu, 01 Februari 2026.

ZONASULTRA.ID, LASOLO – Tamalaki Wonua Ndolaki (TAWON) kembali meneguhkan perannya sebagai penjaga adat dan budaya lokal dengan menyelenggarakan Pendidikan Dasar (Diksar) Perekrutan Anggota Baru Angkatan ke-27 di Desa Lametono, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, Minggu, 1 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum regenerasi pejuang budaya suku Tolaki, yang tak sekadar menambah barisan anggota, tetapi juga memperkuat komitmen pelestarian adat istiadat di tengah arus perubahan zaman.

Ketua Umum TAWON Sultra, Bibi Asmara, yang hadir bersama Basrin Melamba, menekankan pentingnya menjaga adat istiadat suku Tolaki sebagai identitas yang sarat nilai budaya. Ia mengajak seluruh peserta Diksar untuk melestarikan bahasa, tradisi, serta hubungan harmonis dengan alam dan antarsuku, agar warisan leluhur tetap hidup dan menjadi sumber kebanggaan di tengah kemajuan zaman.

Bibi Asmara menyampaikan penting untuk terus menjaga istiadat Suku Tolaki yang sarat nilai budaya, bahasa, tradisi, serta hubungan harmonis dengan alam dan antar suku, agar warisan leluhur tetap lestari di era kemajuan zaman hidup dan menjadi identitas bangga, Suku Tolaki

Kegiatan tersebut mendapatkan dukungan penuh dari PT Antam Tbk UBP Nikel Konut yang diwakili oleh Fachrul Mujahid selaku CSR & External Relation Bureau Head. Fachrul menyampaikan bahwa pelestarian budaya lokal merupakan bagian penting dari pengembangan daerah yang berkelanjutan.

BACA JUGA :  Upacara Penutupan Bulan K3 di Kolaka Digelar di Antam

Perwakilan perusahaan tersebut menyatakan bahwa PT Antam Tbk UBP Nikel Konut siap mendukung sepenuhnya kegiatan TAWON yang berkaitan dengan pelestarian adat istiadat untuk penyelenggaraan upacara adat dan pelatihan keterampilan budaya bagi anggota baru. Selain itu, perusahaan juga berharap bahwa dengan mempererat tali budaya, akan tercipta kerja sama yang lebih erat antara perusahaan dan masyarakat lokal dalam mengelola sumber daya alam secara bijak.

Turut menghadiri acara adalah Anggota DPRD Kabupaten Konawe Utara, Muladis, yang mengapresiasi langkah TAWON dalam mengangkat pentingnya pelestarian budaya suku Tolaki.

“Adat istiadat adalah jati diri sebuah bangsa, dan upaya TAWON untuk mempereratnya melalui perekrutan anggota baru sangat patut didukung,” ujar Muladis.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan mengusulkan kebijakan daerah yang mendukung pelestarian budaya suku di Kabupaten Konawe Utara, termasuk penyediaan anggaran untuk kegiatan organisasi masyarakat yang bergerak di bidang budaya.

Danramil Lasolo dan Kapolsek Lasolo juga turut hadir untuk memberikan dukungan dan menyampaikan bahwa pelestarian adat istiadat memiliki peran penting dalam menjaga kedamaian dan keharmonisan masyarakat. Mereka menjelaskan bahwa banyak nilai-nilai dalam adat Tolaki yang mengajarkan tentang rasa hormat, saling menghargai, dan menjaga ketertiban, yang selaras dengan upaya menjaga keamanan daerah. Kepala Desa (Kades) Lametono menyampaikan bahwa pemerintah desa siap bekerja sama dengan TAWON dalam menyelenggarakan kegiatan budaya, termasuk penggunaan fasilitas desa untuk pelatihan dan upacara adat.

BACA JUGA :  Antam-BLK Sultra Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Kejuruan Las Karbid di Kecamatan Pomalaa

Dalam kesempatan ini, diumumkan bahwa proses perekrutan anggota baru akan dibuka selama tiga minggu ke depan, dengan penekanan pada calon anggota yang memiliki minat dan kesediaan untuk mempelajari adat istiadat suku Tolaki.

Calon anggota akan menjalani serangkaian pelatihan, mulai dari pembelajaran bahasa Tolaki, pemahaman tentang filosofi adat, hingga praktik upacara tradisional seperti “mappacci” dan “kalosi”.

Program kerja yang akan dijalankan bersama anggota baru mencakup penyelenggaraan kelas bahasa daerah bagi anak-anak desa, penyusunan buku panduan adat istiadat Tolaki, serta penyelenggaraan festival budaya untuk memperkenalkan kekayaan budaya Tolaki kepada generasi muda dan masyarakat luas.

Penutupan acara diisi dengan doa adat yang dipimpin oleh seorang tokoh masyarakat seni Tolaki, diikuti dengan penyerahan formulir pendaftaran dan brosur informasi tentang kegiatan TAWON.

Semua pihak yang hadir berharap bahwa anggota baru angkatan ke-27 akan menjadi agen perubahan yang tidak hanya menggerakkan pembangunan, tetapi juga menjadi pelindung dan pelanjut warisan budaya suku Tolaki di Kecamatan Molawe, Lasolo dan sekitarnya. (Adv)