24.3 C
Kendari
Selasa, 24 Maret 2026
iklan zonasultra
Beranda Daerah Sultra Raya Satukan Persepsi Soal Kode Etik Dewan, Legislatif Sultra Kunjungi DPRD Konsel

Satukan Persepsi Soal Kode Etik Dewan, Legislatif Sultra Kunjungi DPRD Konsel

50
Satukan Persepsi Soal Kode Etik Dewan, Legislatif Sultra Kunjungi DPRD Konsel
KUNJUNGAN LEGISLATOR - Ketua BK DPRD Sultra Abdul Malik Silondae (tengah) saat menyampaikan beberapa petunjuk dan kode etik kedewanan kepada anggota BK DPRD Konsel dalam forum diskusi, Kamis (1/9/2016). Kegiatan itu merupakan bentuk penyatuan persepsi diseluruh BK DPRD se-Sulawesi Tenggara. (IRFAN MUALIM/ZONASULTRA.COM)
Satukan Persepsi Soal Kode Etik Dewan, Legislatif Sultra Kunjungi DPRD Konsel
KUNJUNGAN LEGISLATOR – Ketua BK DPRD Sultra Abdul Malik Silondae (tengah) saat menyampaikan beberapa petunjuk dan kode etik kedewanan kepada anggota BK DPRD Konsel dalam forum diskusi, Kamis (1/9/2016). Kegiatan itu merupakan bentuk penyatuan persepsi diseluruh BK DPRD se-Sulawesi Tenggara. (IRFAN MUALIM/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, ANDOOLO – Dalam rangka menyatukan persepsi terkait proses pelaksanaan kode etik dan tata tertib DPRD, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Abdul Malik Silondae mendatangi legislatif Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Kamis (1/9/2016).

BACA JUGA :  Anggota DPRD Kendari Sering ke Luar Daerah, Ini Jawaban Sekwan

Malik, sapaan akrab Abdul Malik Silondae mengatakan, setelah bertemu dengan BK DPRD Konsel, ada banyak hal yang didiskusikan terkait penguatan BK dan beberapa sistem yang harus diperbaiki bersama, sehingga semua aturan dapat dijalankan secara maksimal. Dalam menjalankannya pun lebih banyak yang sifatnya prefentif (teguran) dibandingkan kooperatif.

BACA JUGA :  Terkait Pembebasan Lahan di Sekitaran Sungai Wanggu, DPRD Sultra Akan Panggil Dinas PU dan Biro Pemerintahan

“Yang jelas kami bekerja sesuai tata tertib dan kode etik kedewanan,” ujar legislator asal Konsel itu.

Sementara itu, Ketua BK DPRD Konsel Tasman Lamuse mengatakan, pertemuan dengan pihak legislatif provinsi dinilai sangat bagus. Apalagi, pihaknya sangat mengharapkan adanya petunjuk-petunjuk teknis terkait pelaksanaan tugas kedewanan.

“Penyatuan persepsi terkait kode etik sangat membantu. Apalagi dalam memberikan teguran terhadap legislator-legislator yang masuk dalam kategori malas,” ujarnya. (B)

 

Reporter: Irfan Mualim
Editor: Jumriati