25.3 C
Kendari
Sabtu, 28 Februari 2026
iklan zonasultra
Beranda Artikel Kampus Universitas Mandala Waluya Pionir Kolaborasi Global, Dorong Riset, PKM, dan Publikasi Internasional

Universitas Mandala Waluya Pionir Kolaborasi Global, Dorong Riset, PKM, dan Publikasi Internasional

1
Universitas Mandala Waluya Pionir Kolaborasi Global, Dorong Riset, PKM, dan Publikasi Internasional
Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari menggelar Workshop Strategi Penguatan Kolaborasi Penelitian, PKM, dan Publikasi Internasional Berbasis Hibah Nasional dan Internasional.

ZONASULTRA.ID, KENDARI- Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari menggelar Workshop Strategi Penguatan Kolaborasi Penelitian, PKM, dan Publikasi Internasional Berbasis Hibah Nasional dan Internasional.

Kegiatan tersebut bertema “Connecting Ideas Across Borders: Unlocking Global Opportunities” yang berlangsung dengan sukses digelar di Gedung Aula OSCE Centre pada Kamis, 26 Februari 2026, secara daring melalui Zoom.

Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat kapasitas dosen dan peneliti Universitas Mandala Waluya dalam merancang dan mengimplementasikan kolaborasi penelitian, PKM, dan publikasi internasional yang kompetitif melalui skema hibah nasional dan global.

Kemudian, mendorong terbentuknya jejaring kemitraan strategis antara Universitas Mandala dan menyinergikan potensi akademik Universitas Mandala Waluya dengan isu strategis global (SDGs, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan masyarakat pesisir dan wilayah prioritas Sulawesi Tenggara) melalui riset dan PKM kolaboratif yang berdampak nyata.

Wakil Rektor IV bidang kerja sama dan hubungan internasional sekaligus ketua panitia dalam kegiatan workshop, Ahmad Saleh, Ph.D. Ia menjelaskan bahwa melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dosen tentang hibah nasional dan internasional.

BACA JUGA :  UMW Kendari Resmi Lepas 575 Mahasiswa KKN-Tematik Tahun 2026

“Bagaimana bisa terbangunnya kolaborasi riset lintas institusi, oleh karena itu pada hari ini UMW insya Allah berkomitmen untuk berkolaborasi lintas institusi untuk bagaimana bersama-sama menyusun proposal hibah internasional kedepannya yang kompetitif dan berdampak,” katanya

Rektor UMW Kendari, Prof. Ratna Umi Nurlila menambahkan melalui kegiatan workshop ini menjadi salah satu kegiatan yang sangat penting dalam mengawali dan menumbuhkan bagaimana berkolaborasi bukan hanya dosen tetapi bagaimana universitas lebih melebarkan lagi kolaborasinya dalam kegiatan penelitian dan PKM.

“Dengan adanya kebijakan kampus berdampak, maka kita bisa menyambut dengan baik bahwa kolaborasi itu menjadi salah satu kunci untuk keberhasilan perguruan tinggi. Kita tidak bisa bekerja sendiri tetapi kita harus berkolaborasi dan tentunya menghasilkan riset dan pengabdian yang berdampak untuk masyarakat,” tambahnya

Selain itu, Workshop ini menghadirkan narasumber yang memiliki rekam jejak kuat dalam pengembangan riset dan kolaborasi internasional, yakni Hary Febriansyah, Ph.D dari Institut Teknologi Bandung dan Dr.rer.nat Adryan Fristiohady dari Universitas Halu Oleo.

BACA JUGA :  UMW Kendari Teken MoU dengan Universitas Brawijaya

Kedua pemateri tersebut memaparkan strategi konkret dalam memenangkan hibah nasional dan internasional, membangun kolaborasi lintas institusi dan lintas negara, serta meningkatkan kualitas publikasi di jurnal bereputasi global.

Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya membangun ekosistem riset yang kolaboratif, terintegrasi, dan berorientasi pada luaran yang terukur. Peserta juga mendapatkan wawasan mengenai pemetaan peluang hibah, teknik penyusunan proposal kompetitif, hingga strategi menembus jurnal internasional bereputasi.

Sementara itu, Ahmad Saleh mengukapkan bahwa UMW Kendari menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat roadmap kolaborasi riset yang berkelanjutan.

“Workshop ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya kolaborasi strategis baru, peningkatan jumlah proposal hibah kompetitif, serta bertambahnya publikasi internasional yang dihasilkan sivitas akademika,” ujarnya

“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UMW semakin mempertegas posisinya sebagai institusi yang proaktif membuka peluang global dan menghubungkan ide-ide akademik lintas batas negara, sekaligus menjadi motor penggerak penguatan riset dan publikasi internasional di kawasan timur Indonesia khususnya di Provinsi Sulawesi Tenggara,” lanjutnya.

 

Kontributor: Sutarman