23.7 C
Kendari
Minggu, 13 September 2026
iklan zonasultra
Beranda Daerah Bombana Distan Bombana Mulai Lirik Potensi Tanaman Hortikultura

Distan Bombana Mulai Lirik Potensi Tanaman Hortikultura

482
Kepala Dinas Pertanian Bombana, Andi Nur Alam
Andi Nur Alam

ZONASULTRA.COM, RUMBIA – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai melirik peningkatan produksi pertanian melalui tanaman hortikultura. Pasalnya, tanaman ini tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk menikmati hasilnya.

Tanaman seperti cabai, bawang, pepaya, tomat, terong, dan jagung diakui mampu mendongkrak penghasilan para petani hanya dengan jangka tiga bulan, atau paling lama dalam waktu 100 hari.

Kepala Dinas Pertanian Bombana, Andi Nur Alam mengatakan, tahun ini pihaknya masih fokus pada proses pembibitan melalui demonstrasi plot (demplot) dengan melibatkan kelompok tani.

BACA JUGA :  Akses Jalan Menuju Pelabuhan Fery di Kabaena Rusak Parah

“Saat ini kami melirik potensi pertanian melalui tanaman hortikultura. Sebab, hasilnya bisa lebih cepat dirasakan petani karena waktu panennya yang cukup singkat. Jadi, terlebih dahulu kami bentuk paguyuban atau memanfaatkan kelompok tani. Setelah itu dilakukan proses pembibitan,” terang Andi Nur Alam di ruang kerjanya, Senin (21/10/2019).

(Baca Juga : Bupati Koltim Panen Raya Tanaman Holtikultura Hasil Dana Desa)

Lanjutnya, setelah ada persiapan bibit, pihaknya akan memaksimalkan proses penanaman jenis tanaman hortikultura di awal 2020 mendatang.

BACA JUGA :  Diduga Serobot Lahan Warga di Bombana, DPRD Sultra Panggil PT Jonlin Batu Mandiri

Ia berharap peningkatan produksi pertanian melalui tanaman hortikultura di Bombana bisa berjalan dengan baik, dan memudahkan penghasilan warga petani di daerah itu.

“Sudah ada sekitar 10 hektar lahan untuk pembibitan dan sebagian akan diuji varietasnya di Taman Teknologi Petanian (TTP) di Poleang Barat. Jadi, tahun depan bibit itu akan disebar dan ditanam mulai dari wilayah Rumbia, Poleang hingga Kabaena,” ungkapnya. (b)

 


Kontributor: Muhammad Jamil
Editor: Jumriati