30.1 C
Kendari
Selasa, 04 Agustus 2026
iklan zonasultra
Beranda Daerah Konawe Prodi S1 Kesmas UMW Kendari Sosialisasi Pencegahan Dermatitis ke Nelayan di Lalonggasumeeto

Prodi S1 Kesmas UMW Kendari Sosialisasi Pencegahan Dermatitis ke Nelayan di Lalonggasumeeto

160
Prodi S1 Kesmas UMW Kendari Sosialisasi Pecegahan Dermatitis ke Nelayan di Lalonggasumeeto
SOSIALISASI- Program Studi (Prodi) S1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Fakultas Ilmu Ilmu Kesehatan Universitas Madala Waluya (UMW) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar sosialisasi pencegahan penyakit dermatitis kontak iritan terhadap nelayan di Desa Watugarandu, Kecamata Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe, 11 Agustus 2022. (ISTIMEWA)

ZONASULTRA.ID, KENDARI – Program Studi (Prodi) S1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Fakultas Ilmu Ilmu Kesehatan Universitas Madala Waluya (UMW) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar sosialisasi pencegahan penyakit dermatitis kontak iritan terhadap nelayan di Desa Watugarandu, Kecamata Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe, 11 Agustus 2022.

Dosen Prodi S1 Kesmas UMW Kendari
Titi Saparina mengatakan, kegiatan itu merupakan bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh dosen Prodi S1 Kesmas khususnya untuk nelayan di daerah pesisir.

BACA JUGA :  UMW Kendari Gelar Rapat Kerja, Rumuskan Program dan Target Kinerja Tahun 2026-2030

Kata dia, dengan adanya kegiatan PKM ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan nelayan/keluarga nelayan terkait pencegahan penyakit dermatitis akibat aktivitas melaut sehingga dapat meminimalisir dampak yang diakibatkan.

“Adapun kegiatan yang kami ini lakukan berupa kegiatan penyuluhan kesehatan dengan cara membagikan leaflet kepada masyarakat khususnya kepada nelayan maupun keluarga nelayan tentang pencegahan dermatitis,” katanya melalui komunikasi pesan Whatsapp, Kamis (25/8/2022).

BACA JUGA :  Prodi Kesmas UMW Kendari Lakukan Field Laboratory di Desa Nii Tanasa dan Desa Besu

Desa Watugarandu merupakan desa dengan dataran rendah yang berada pada daerah pesisir di kecamatan tersebut. Adapun jumlah dosen yang terlibat 3 orang dan mahasiswa 5 orang. (C)

Kontributor: Sutarman
Editor: Ilham Surahmin