28.1 C
Kendari
Sabtu, 18 Juli 2026
iklan zonasultra
Beranda Artikel Kampus Poltekkes Kendari Latih Agen Perubahan Wujudkan Desa GEMILANG dan Cegah Stunting di...

Poltekkes Kendari Latih Agen Perubahan Wujudkan Desa GEMILANG dan Cegah Stunting di Konawe

15
Poltekkes Kendari Latih Agen Perubahan Wujudkan Desa GEMILANG dan Cegah Stunting di Konawe
Tim dosen Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Bajo Indah, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, pada Jumat (17/7/2026).

ZONASULTRA.ID, KONAWE – Tim dosen Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Bajo Indah, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, pada Jumat (17/7/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Moda Sosial Masyarakat melalui Program Pelatihan dan Pemberdayaan Agen Perubah Mewujudkan Desa GEMILANG, Strategi Menuju Desa Sehat Berkelanjutan.”

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Bajo Indah tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Pengabdi, Wiralis, bersama anggota tim yang terdiri atas Dr. Intan Ria Nirmala, Hariani, Suwarni, Agustina Arsyad, serta mahasiswa Program Studi Gizi dan Dietetik, Farisya.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Desa Bajo Indah, Subhan, dan dihadiri Supervisor Poltekkes Kemenkes Kendari Ahmad, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), aparat desa, tokoh masyarakat, serta mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Universitas Halu Oleo (UHO).

Dalam laporannya, Ketua Tim Pengabdi, Wiralis, mengatakan masyarakat pesisir masih menghadapi dua persoalan utama yang berkontribusi terhadap tingginya angka stunting pada balita, yakni pola asuh gizi dan sanitasi lingkungan.

BACA JUGA :  Mahasiswa TLM Poltekkes Kendari Gelar Sharing Session secara Daring

Lebih lanjut, pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kader dalam menerapkan pola asuh gizi yang baik serta mengolah menu berbahan pangan lokal bagi anak balita.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat peran kader desa sebagai agen perubahan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gizi, sanitasi, dan pemanfaatan pangan lokal sehingga mampu mendukung terwujudnya desa sehat yang berkelanjutan,” katanya melalui rilis pers, pada Sabtu (18/7/2026)

Dalam pelatihan tersebut, Dr. Intan Ria Nirmala menyampaikan materi mengenai penguatan moda sosial masyarakat. Sementara Wiralis memberikan materi tentang pola asuh gizi dan sanitasi lingkungan, sekaligus memperagakan pengolahan sampah organik menggunakan komposter tanam serta pemanfaatan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang telah dibangun melalui program pengabdian sebelumnya.

Selain itu, Hariani memaparkan pemanfaatan sumber pangan lokal berupa gonad bulu babi (Diadema setosum) yang diolah menjadi produk pangan bergizi, seperti nugget dan abon, sebagai alternatif peningkatan konsumsi protein masyarakat pesisir.

BACA JUGA :  Poltekkes Kendari Bagikan 25 Ribu Masker

Sementara itu, Kepala Desa Bajo Indah, Subhan, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut dan berharap seluruh kader yang telah dipilih dapat mengikuti pelatihan hingga selesai serta menjalankan perannya sebagai agen perubahan di masyarakat.

“Kami berharap para kader mampu menjadi motor penggerak dalam mewujudkan Desa GEMILANG dan desa sehat yang berkelanjutan,” ujarnya

Pada kesempatan tersebut, tim pengabdi juga menyerahkan contoh komposter tanam untuk pengolahan sampah organik serta modul pembelajaran sebagai bahan pendampingan bagi para kader.

Program pelatihan dan pendampingan dijadwalkan berlangsung selama pada Juli hingga Agustus 2026, dengan melibatkan sembilan kader Desa Bajo Indah, yang merupakan perwakilan dari tiga dusun di desa tersebut.

Melalui program ini, Poltekkes Kemenkes Kendari menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal guna mendukung percepatan penurunan stunting dan terwujudnya desa sehat berkelanjutan.

Kontributor: Sutarman