
ZONASULTRA.ID, KENDARI — Program Studi Psikologi Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pemetaan Minat dan Inteligensi sebagai Dasar Perencanaan Pendidikan Lanjut dan Karier Siswa SMA Negeri 09 Kendari di Wilayah Pesisir.”
Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMA Negeri 9 Kendari pada 3 Agustus 2026 dengan melibatkan tim dari Program Studi Psikologi UMW Kendari.
Tim PkM terdiri atas Eneng, selaku ketua, bersama Dr. Heltty, Sri Yuliatin dan Dian Mardi Yani, sebagai anggota. Kegiatan tersebut turut melibatkan dua mahasiswa, yakni Nur Hijrawati Cora dan Asruni.
PkM ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait minat dan inteligensi, termasuk pemilihan jurusan atau program studi di perguruan tinggi serta merencanakan arah karier yang sesuai dengan potensi diri.
Ketua Tim PkM UMW Kendari, Eneng menjelaskan bahwa Pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) siswa mulai dihadapkan pada berbagai pilihan mengenai pendidikan setelah lulus dan arah karier yang ingin dicapai. Namun, siswa masih mengalami kesulitan dalam mengenali minat dan kemampuan intelektual yang dimiliki secara objektif.
Lebih lenjut, dalam proses tersebut, pemahaman terhadap karakteristik, minat dan kemampuan diri menjadi salah satu aspek penting. Namun, sebagian siswa masih mengalami kesulitan mengenali minat dan kemampuan intelektualnya secara objektif.
“Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi salah satu hambatan dalam menentukan pilihan pendidikan lanjutan. Terlebih, siswa di wilayah pesisir menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan asesmen psikologi,” katanya melalui rilis pers, pada Kamis (17/9/2026)
Menurutnya kegiatan ini, tim PkM UMW Kendari melakukan asesmen psikologis untuk memperoleh gambaran mengenai minat dan kemampuan kognitif siswa.
“Asesmen dilakukan menggunakan Standard Progressive Matrices (SPM) untuk memperoleh gambaran kemampuan kognitif atau tingkat inteligensi siswa. Sementara untuk mengidentifikasi kecenderungan minat terhadap berbagai bidang pekerjaan, digunakan Rothwell-Miller Interest Blank (RMIB),” bebernya
Ia mengukapkan bahwa pelaksanaan asesmen diawali dengan pemberian materi pemahaman terkait minat dan inteligensi, selanjutnya pemberian instruksi dan pengerjaan tes SPM, kemudian dilanjutkan dengan tes RMIB. Selanjutnya, hasil kedua tes tersebut diperiksa dengan melakukan skoring dan dianalisis untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan kognitif, kecenderungan minat serta bidang pekerjaan yang sesuai dengan karakteristik minat siswa.
“Ada sejumlah indikator yang menjadi perhatian dalam asesmen tersebut, yakni minat, inteligensi, potensi dan kecenderungan karier.
Hasil SPM memberikan gambaran mengenai kemampuan kognitif siswa, sedangkan hasil RMIB menggambarkan kecenderungan siswa terhadap berbagai bidang pekerjaan,” ujarnya
Sementara itu, dalam menentukan pilihan pendidikan dan karier, hasil asesmen tetap perlu dipertimbangkan bersama berbagai faktor lain, seperti prestasi akademik, motivasi, keterampilan, pengalaman, dan lingkungan.
Karena itu, tim PkM menilai diperlukan tindak lanjut berupa layanan bimbingan dan konseling, pemberian informasi mengenai program studi dan arah karier, serta pendampingan secara berkelanjutan.
“Hasil asesmen juga akan diberikan kepada pihak sekolah dalam bentuk data atau laporan hasil asesmen. Data tersebut dapat dimanfaatkan guru Bimbingan dan Konseling (BK) sebagai informasi pendukung dalam memberikan layanan bimbingan pendidikan dan karier sesuai dengan kebutuhan siswa,” ujarnya
UMW Kendari berharap dapat terus berkontribusi melalui edukasi dan layanan psikologi bagi siswa guna mendukung kesiapan mereka dalam menentukan pendidikan lanjutan dan merencanakan karier sesuai dengan karakteristik dan potensi masing-masing.
Kontributor: Sutarman












