

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – SDN Labungga yang terletak di Desa Puuwonua, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara ternyata masih memiliki fasilitas yang sangat minim.
Sekolah yang dibangun sejak tahun 2004 ini masih serba kekurangan mulai dari papan tulis, bangku, meja, lemari hingga bangunan gedung sekolah seperti ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, perpustakaan dan ruang UKS.
Kepala SDN Labungga, Sarnia mengatakan, hingga saat ini ruang kelas yang digunakan dalam proses belajar mengajar hanya tiga ruangan saja, sementara ruang kelas yang dibutuhkan idealnya adalah enam ruangan mulai dari kelas satu hingga kelas enam.
Kondisi ini, lanjut dia sangat mengganggu proses pembelajaran. Pasalnya, dalam satu ruangan digunakan oleh dua kelas dengan hanya menggunakan tripleks sebagai pembatas.
“Harapan kami dari pihak sekolah supaya ada perhatian dan bantuan dari Pemkab Konut karena di sekolah kami ini masih sangat serba kekurangan, mulai dari gedungnya sampai dengan fasilitas ruangan kelasnya,” kata Sarnia ditemui Rabu (2/11/2015).
Dia melanjutkan, Pemkab Konut juga harus cepat merealisasikan bantuan penataan halaman sekolah akibat kondisi halaman yang masih miring karena berada di area pegunungan. Kondisi ini tidak memungkinkan mereka untuk melaksanakan upacara bendera setiap Senin. Belum lagi jika musim hujan, sekolah ini tergenang banjir.
Selain itu, terang Sarnia, akibat insiden kebakaran hutan yang terjadi beberapa waktu lalu membuat pipa air yang mengalir di sekolah hangus. Mereka pun terpaksa harus mengambil air kali yang jaraknya cukup jauh dari sekolah.
SDN Labungga kini memiliki siswa sebanyak 35 orang dengan jumlah guru sebanyak 11 orang. Sekolah ini masuk dalam kategori daerah sangat terpencil.
Penulis: Jefri
Editor: Jumriati









