24.4 C
Kendari
Sabtu, 31 Januari 2026
iklan zonasultra
Beranda Berita Nasional Presiden Jokowi: Bangsa Kita Besar, Sudah Teruji Oleh Sejarah

Presiden Jokowi: Bangsa Kita Besar, Sudah Teruji Oleh Sejarah

46
Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Joko Widodo

ZONASULTRA.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan telah teruji oleh sejarah. Indonesia adalah bangsa yang besar, bukan hanya karena jumlah penduduknya yang lebih dari 250 juta, memiliki 17 ribuan pulau, maupun sumber daya alam yang melimpah.

Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Joko Widodo

“Kebesaran Indonesia karena bangsa ini sudah teruji oleh sejarah, bisa tetap kokoh bersatu sampai menginjak usianya ke-72 tahun. Sementara di beberapa negara lain, dilanda konflik kekerasan antar suku, perpecahan antar agama, pertikaian antar golongan,” kata Jokowi saat memberikan pidato kenegaraan dalam sidang tahunam MPR, DPR, dan DPD RI di Gedung Nusantara DPR RI, Senayan Jakarta Pusat, Rabu (16/8/2017).

BACA JUGA :  Rakornas Bidang Koperasi dan UKM, Sulawesi Utara Dapat Penghargaan

Jokowi bersyukur Indonesia tetap bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam Bhineka Tunggal Ika. Bahkan Indonesia menjadi rujukan banyak negara dalam hal mengelola kebhinnekaan dan membangun persatuan.

Bangsa Indonesia adalah petarung yang berani berjuang dengan kekuatan sendiri untuk meraih kemerdekaan. Kemerdekaan negara Indonesia berkat perjuangan para pahlawan. Oleh sebab itu Jokowi meminta semua harus percaya diri untuk menghadapi
masa depan.

BACA JUGA :  Hadar Nafis Gumay Jadi Pelaksana Tugas Ketua KPU RI

“Kita harus meninggalkan warisan kolonialisme, yang menjadikan bangsa kita bermental budak, karakter rendah diri, pecundang dan selalu pesimis dalam melihat hari esok,” lanjut Jokowi.

Mentalitas negatif harus dibuang jauh-jauh, yang membuat sesama anak bangsa saling mencela, saling mengejek dan saling memfitnah.

Semuanya harus bersatu untuk membangun fondasi kultural yang kuat dan berdiri gagah menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks, ekstrim, dan berubah dengan sangat cepat.

“Hanya bangsa yang cepatlah yang akan memenangi persaingan global,” pungkasnya. (B)

 

Reporter: Rizki Arifiani
Editor: Jumriati