Antisipasi Banjir, BMKG Pasang Alat Pendeteksi Curah Hujan di Kolut

76
Waspada, Curah Hujan Tinggi di Sultra Berpotensi Banjir dan Tanah Longsor
Aris Yunatas

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memasang alat pendeteksi curah hujan bernama ARG (Automatic Rain Gauge) di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Alat tersebut akan mengukur curah hujan secara otomatis dan akan masuk langsung ke data BMKG sehingga bisa dipantau seberapa besar curah hujan yang terjadi. Alat ini sudah digunakan di Kolut dan mencatat curah hujan 144 mm/hari, dan ini merupakan kategori hujan ekstrem dan bisa berdampak banjir.

Kepala Stasiun Klimatologi Konawe Selatan (Konsel) Aris Yunatas mengatakan, alat ini sudah banyak dipasang di Sultra karena terkait dengan produk BMKG yaitu bagan hujan bulanan sehingga dinas pertanian, dinas perkebunan sebagai mitra bisa merencanakan penanaman secara cepat dengan menganalisa curah hujan yang terjadi.

BACA JUGA :  Asosiasi Pengusaha Kuliner Keluhkan Pelayanan Pajak di Dispenda Kolut

“Kolaka ini kan wilayahnya cukup luas, dan yang dipasang ini baru satu, sehingga idealnya itu nambah dua atau tiga lagi,” ujar Aris melalui sambungan telepon pada Kamis (11/2/2021).

Menurut Aris, pihaknya telah bertemu dengan Bupati Kolut terkait dengan izin penambahan peralatan tersebut. Alat tersebut rencananya akan dipasang di daerah yang tidak tercover banjir oleh BMKG kemarin.

BACA JUGA :  Pemkab Kolut Bangun Sekretariat Public Safety Center

Selain itu, BMKG juga merencakan program sekolah lapang iklim pertanian, khususnya perkebunan yang telah disetujui oleh bupati dan akan dilaksanakan pada pertengahan 2021.

Aris juga mengatakan pada Maret-April ada potensi banjir di Kolaka Utara. Ini disebabkan jumlah curah hujan bulanannya sudah dalam kategori tinggi, yaitu antara 300 – 400 mm/hari.

Oleh karena itu, pemerintah daerah setempat dan masyarakat diimbau untuk tetap waspada akan potensi banjir tersebut. (b)

 


Penulis : M11
Editor: Jumriati